Rabu, 11 Dec 2019
radartulungagung
icon featured
Trenggalek

Pada 2019, Dispertapan Belum Bangun Embung, Sebab Tak Alokasikan Dana

23 Desember 2018, 15: 05: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

Pada 2019, Dispertapan Belum Bangun Embung, Sebab Tak Alokasikan Dana

TRENGGALEK - Petani yang sulit mendapatkan air untuk menyirami tanamannya harus lebih bersabar saat musim kemarau mendatang. Pasalnya, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2019 tidak ada kegiatan membangun embung dari Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapan) Trenggalek.

Itu terjadi pada rancangan APBD (RAPBD) 2019. Dispertapan tidak mengajukan anggaran membuat embung. Sebab, sejauh ini embung dispertapan dibangun dengan anggaran pendaparan dan belanja negara (APBN). ”Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami juga tidak mengajukan anggaran untuk membangun embung. Sebab, semuanya dari APBN,” ungkap Kabid Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dispertapan Trenggalek Heru Saptono.

Sedangkan jumlah embung yang dibangun APBN ada tiga unit. Tiga embung tersebut ada yang dibangun pada 2017 lalu dan 2018 ini. Sedangkan di 2019 ini, dispertapan belum meendapatkan kabar apakah pemerintah pusat kembali mengalokasikan APBN untuk membangun embung di wilayah Trenggalek atau tidak. ”Untuk jumlah pembangunan embung di sini tiap tahun berbeda. Pada 2017 dibangun satu embung, 2018 dibangun dua embung. Letaknya di daerah yang membutuhkan, seperti Kecamatan Dongko dan Gandusari,” jelasnya.

Heru Saptono mengatakan, embung yang dibuat dari APBN relatif kecil. Rata-rata embung tersebut dibangun dengan luas 5 x 10 meter per segi. Jadi hanya mampu mengairi sekitar 10 hingga 15 hektare sawah.

(rt/rak/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia