Selasa, 19 Nov 2019
radartulungagung
icon featured
Sports

Tak Ada Babak Praporprov, Persaingan Internal Semakin Sengit

05 Januari 2019, 16: 40: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Tak Ada Babak Praporprov, Persaingan Internal Semakin Sengit

BLITAR KABUPATEN – Syarat mengisi kekuatan tim sepak takraw dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2019, sangat ketat. Tim pelatih Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Blitar, terus memantau atlet selama masa persiapan. Total ada 17 atlet yang diproyeksikan turun dalam porprov.

Mendekati bergulirnya ajang empat tahunan yang diperkirakan bergulir pertengahan tahun, kekuatan yang dimiliki saat ini bakal disaring. Hanya mereka yang memenuhi kualifikasi dan siap bertarung yang bakal memperkuat tim sepak takraw Kontingen Kabupaten Blitar.

“Sesuai kuota, proyeksi akan dikerucutkan menjadi 10 atlet,” jelas pelatih PSTI Kabupaten Blitar Ari Susana.

Rencananya, tim pelatih mengirimkan 10 atlet, yakni kombinasi lima putra dan lima putri, yang turun dalam nomor inter regu dan double event. Waktu enam bulan masa persiapan saat ini dimanfaatkan untuk memantau perkembangan para atlet.

Evaluasi terus dilakukan setiap bulan hingga didapatkan kekuatan yang terbaik. Dengan situasi tersebut, membuat para atlet bersaing untuk menunjukkan yang terbaik. Sehingga, dalam persaingan ketat porpov, tim sepak takraw Kabupaten Blitar diharapkan bisa membawa pulang medali.

Untuk cabang olahraga (cabor) sepak takraw bakal digelar di Kabupaten Bojonegoro. Persiapan tim sepak takraw bakal lebih intensif, karena dalam porprov tidak ada babak praporprov.

Dalam mempersiapkan kekuatan terbaik, para atlet terus menjalani latihan rutin setiap pekan. Gedung Serbaguna MI Tarbiyatus Sholihin (Mitash), Desa Kebonduren, Kecamatan Ponggok, menjadi lokasi menggembleng para atlet yang rata-rata berasal dari wilayah Blitar bagian barat ini. (ynu)

(rt/yan/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia