Selasa, 19 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Reaksi Suami dan Anak Lihat Istri Sudah Tewas Kaku di Gudang Kayu

08 Januari 2019, 17: 47: 07 WIB | editor : Didin Cahya FS

TRAGIS : Polsi dan tim kesehatan saat  berada di lokasi gantung diri.

TRAGIS : Polsi dan tim kesehatan saat berada di lokasi gantung diri. (POLISI FOR RADAR BLITAR)

  BLITAR KABUPATEN - Sani Hartanto, warga Desa Kaligambir, Kecamatan Panggungrejo langsung terkejut begitu melihat istrinya, Parmi sudah dalam meninggal kaku. Nahasnya, Parmi meninggal dunia dalam kondisi menggantung dengan tali menjerat lehernya. 

Saat itu, memang Parmi sedang tidak ada di rumah. Padahal waktu sudah malam sekitar pukul 21.00 Senin (7/1). Kemudian Sani mencari di sekitar rumah. Saat itu juga ditemani anaknya, Sri Ayem. "Setelah dicari akhirnya ketemu. Tetapi kondisinya sudah posisi kaku menggantung," kata Kasubbag Humas Polres Blitar Kota Iptu M. Burhanudin, Selasa (8/1). 

Parmi saat itu ditemukan di dalam gudang menyimpan kayu. Posisinya sudah menggantung dengan tali tampar warna biru. Diduga, Parmi nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena depresi. "Menurut keterangan keluarga, sudah lama sakit tapi tidak sembuh-sembuh," terang Burhan. 

Hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan maupun penganiayaan di tubuh Parmi. Atas permintaan warga, Parmi langsung di makamkan. "Langsung kami serahkan kepada keluarga untuk di makamkan," ujar pria ramah ini. 

Aksi gantung diri itu terjadi di Desa Kaligambir, Kecamatan Panggungrejo. Sani ketika itu memang bingung karena istrinya Parmi tidak kelihatan di rumah sampai pukul 21.00. Dia khawatir dan mencarinya di sekitar rumah dan di gudang kayu belakang rumah. 

Sani kaget menyaksikan istrinya itu sudah meninggal dunia dengan lidah menjulur dan tergantung. Sani yang kaget langsung memberitahu tetangga dan melaporkannya ke Polsek Panggungrejo.

Polisi yang datang langsung menyita barang bukti  (BB) berupa tali tampar plastik warna biru dan sepasang sandal slope warna putih hitam. BB itu lalu dibawa ke polsek.

(rt/abd/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia