Selasa, 19 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Temukan Luka Goresan di Tubuh Lumba-Lumba Seberat 25 Kg Sebelum Mati

09 Januari 2019, 19: 41: 01 WIB | editor : Didin Cahya FS

LUCU : Lumba-lumba saat ditemukan di Pantai Serang, Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar.

LUCU : Lumba-lumba saat ditemukan di Pantai Serang, Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar. (RADAR BLITAR)

  BLITAR KABUPATEN – Lumba-lumba yang terdampar di Pantai Serang, Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar,  sebelum mati Rabu (9/1).  Ternyata banyak  goresan saat terdampar.

Saat itu, kondisi lumba-lumba berukuran panjang 120 cm dan berat 25 kilogram itu masih hidup. "Yang menemukan pertama kali anggota pokmaswas (kelompok masyarakat wisata). Ikan lumba-lumba itu terdampar," kata Kasubbag Humas Polres Blitar Iptu M. Burhanudin, Rabu (9/1). 

“Pada Selasa 8 Januari 2019 sekitar pukul 08.00. Yang menemukan adalah Sardianto salah satu anggota pokmaswas. Mengetahui ada lumba-lumba, anggota langsung melaporkannya ke anggota lain,” imbuhnya.

Usia mengevakuasi ikan jenis mamalia itu, pokmaswas langsung  dilakukan melaporkan temuan dan berkoordonasi dengan BPSPL (Badan Peanggulangan Sungai Pantai dan Laut) Denpasar yang ada di Provinsi Jawa Timur (Jatim), DKP Provinsi Jatim, UPTD Tambak Rejo, P2SKP Wonotirto. "Lalu juga, ke Sahabat Alam Indobesi, JAAN, dan DOLPHIN PROHEC, COP," jelasnya. 

Usai melaksankan koordinasi, lanjut Burhan, pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.00, sejumlah tim yang dihubungi tiba di lokasi sekitar pukul 01.45. "Tapi, saat tiba, kondisi anak ikan lumba-lumba sudah mati," terangnya. Tim lantas memutuskan untuk mengubur anak lumba-lumba itu. 

Seperti diberitakan, Pengelola wisata Pantai Serang dibuat kebingungan. Itu setelah seekor lumba-lumba terdampar di pinggir pantai pada Selasa (8/1) dengan kondisi sudah lemah. 

(rt/abd/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia