Selasa, 19 Nov 2019
radartulungagung
icon featured
Hukum & Kriminal

Sadis, Dibacok Berkali-Kali di Kepala Oleh Teman, Ternyata Masih Hidup

09 Januari 2019, 20: 30: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

GARA-GARA MIRAS : Dua pelaku pesta miras dan pembacokan.

GARA-GARA MIRAS : Dua pelaku pesta miras dan pembacokan. (RADAR BLITAR)

BLITAR KABUPATEN- Sementara itu, kronologi pembacokan itu diawali  dengan kongkow bareng. Sampai di rumah Setyono, mereka langsung mabuk bersama. Mereka mabuk sampai malam hari sekitar pukul 22.00.

Di tengah asyik mabuk, isteri siri pelaku datang. Setyono lalu memutuskan untuk membawa pulang istrinya itu. Tetapi, dua temannya menahan pelaku. Dua temannya, Setyono dan Rio tidak memperbolehkan. Saat itu terjadi adu mulut. Pelaku tetap membawa pulang istrinya itu.   

Selang 20 menit kemudian pelaku datang lagi sendirian. Pelaku emosi dan membawa sebilah pedang yang disengkelitkan di belakang. Melihat itu, Setyono  malah menantang dengan membuka bajunya. Sebilah  pedang yang dibawa pelaku itupun langsung dicabut dari balik badan pelaku. 

Pelaku langsung membacokkannya ke korban namun berhasil menangkisnya. Tetapi mengenai lengannya. Pelaku lalu membacokkannya lagi mengenai pergelangan tangan kanantanpa perlawanan.  Kemudian kabur lagi dan dikejar saksi. 

Rio yang mengetahui kejadian itu membela korban. Saksi membacok berkali – kali mengenai kepala pelaku. Lalu, pelaku lari dan dibacok lagi mengenai pundak. "Pelaku langsung melarikan diri," ujar Kasubbag Humas Polres Blitar Iptu M. Burhanudin.

Dari aksi penganiayaan itu, polisi menyita sejumlah brang bukti (BB). Yakni sebilah pedang yang tidak ada pegangannya, pegangan pedang, potongan kerangka terbuat dari kayu dan satu unit sepeda motor Honda Supra Nopol AG 4597 KH. "Pelaku sudah ditahan untuk penyidikan lebih lanjut tandas Burhan.

(rt/abd/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia