Selasa, 19 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Meningkat 3 Kali Lipat di 2020, Waspada Anak Rentan Terserang Diabetes

10 Januari 2019, 01: 30: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

JAGA KESEHATAN: Sejumlah warga sedang antre di poli anak di RSUD dr Iskak.

JAGA KESEHATAN: Sejumlah warga sedang antre di poli anak di RSUD dr Iskak. (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RADARTULUNGAGUNG)

 TULUNGAGUNG – Penyakit diabetes melitus (DM) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Sebagian menganggap penyakit itu diderita orang dewasa. Padahal, anak-anak juga rawan terserang.

Berdasarkan data dari riset kesehatan dasar (riskesdas) 2018 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), terdapat kenaikan prevalensi penderita diabetes sebesar 8,5 persen jika dibandingkan dengan riskesdas 2013 lalu.

Data tersebut akan meningkat dua hingga tiga kali lipat pada 2020 mendatang. Penderita diabetes didominasi usia 55-64 tahun. Namun prevalensi diabetes usia 45 tahun sudah mulai meningkat. Itu menunjukkan diabetes tidak hanya dapat menyerang orang dewasa saja. Tapi usia muda, bahkan anak-anak juga dapat terkena diabetes. Pasalnya, diabetes bukan penyakit yang menyerang secara tiba-tiba. Namun, penyakit yang menyerang dalam waktu jangka panjang.

Dr Hengki Wijaya SpPd menjelaskan, DM merupakan penyakit tidak menular yang tidak dapat disembuhkan. Namun dapat dikontrol dan dicegah. Jadi dapat mencegah terjadinya komplikasi. “Diabetes memang penyakit jangka panjang. Jadi kebiasaan atau pola hidup kini akan berdampak di kemudian hari,” jelasnya.

(rt/nda/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia