Selasa, 19 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

76 Bangunan Rusak Akibat Terjangan Angin Termasuk Musala Warga

10 Januari 2019, 15: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

SABAR : Warga saat membersihkan sisa-sisa runtuhan atap setelah hembusan angin kencang.

SABAR : Warga saat membersihkan sisa-sisa runtuhan atap setelah hembusan angin kencang. (RADAR TULUNGAGUNG)

TULUNGAGUNG - Peristiwa hembusan angin kencang di Desa Penjor, Kecamatan Pagerwojo,  mengakibatkan tidak sedikit bangunan rusak.

Kepala Desa Penjor Tarno mengaku, dari hasil pendataan ada sekitar 76 bangunan berupa rumah, kandang, hingga musala.

Di mana kerusakan tersebut, terjadi di beberapa dusun di antaranya Dusun Selogiri, Krajan.

Rata-rata kerusakan pada atap yang hancur tersapu angin. "Kalau kerugian materi setiap kerusakan sekitar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta," tandasnya.

Setelah bencana itu, warga, pemerintahan desa, BPBD Tulungagung,  bersama-sama membenahi kerusakan bangunan milik warga. "Sudah kita laporkan ke pihak terkait," jelasnya.

Diketahui sebelumnya, bencana angin kencang menerpa Desa Penjor, Kecamatan Pagerwojo. Akibatnya puluhan rumah rusak setalah dapat terjangan angin.

Informasi dihimpun di lapangan, angin kencang terjadi sekitar pukul 18.00 hingga 19.00 Rabu (9/1). 

"Hujan di sertai angin hanya satu jam. Ya mencekam saat itu, beruntung rumah saya utuh," terang Toni warga setempat Kamis (10/1).

(rt/iyo/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia