Selasa, 19 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Manusia Perahu Semakin Tersisih dari Perkembangan Zaman

11 Januari 2019, 05: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

MASIH ADA: Seorang bapak tua sedang mendayung perahu di Sungai Parit Agung, Campurdarat.

MASIH ADA: Seorang bapak tua sedang mendayung perahu di Sungai Parit Agung, Campurdarat. (DHARAKA R. PERDANA/RADAR TULUNGAGUNG)

TULUNGAGUNG – Meskipun jumlahnya tinggal hitungan jari, perahu sederhana ternyata masih digunakan sebagian masyarakat Campurdarat untuk beraktivitas. Seperti yang terlihat di Sungai Parit Agung beberapa waktu lalu. Tampak seorang bapak tua yang dengan santai mendayung perahu sederhana saat tengah hari.

Bambang Ariadi, salah satu pemerhati sejarah dan budaya mengatakan, keberadaan perahu di Campurdarat memang tidak terlepas dari sejarah daerah itu sendiri. Dulu merupakan daerah berawa-rawa yang memposisikan perahu sebagai alat transportasi yang cukup penting. “Bahkan dulunya memang digunakan sebagai alat transportasi utama untuk menuju pusat pemerintahan kabupaten ini,” katanya Jumat (11/1).

Pria paro baya ini menambahkan, keberadaan perahu seperti ini memang semakin tersisih dengan perkembangan zaman. Namun dengan sisa-sisa perahu yang ada, tentunya menandakan jika alat transportasi tradisional ini masih ada dan bisa dimanfaatkan. Meskipun tidak untuk perjalanan jauh seperti masa lalu, untuk mencari ikan maupun aktivitas lain di jalur sungai. “Terkadang hal seperti ini juga bisa ditemukan di Sungai Ngrowo,” jelasnya.

(rt/rak/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia