Jumat, 22 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Anggaran Milyaran Rupiah, Dua Tahun Rusunawa Prigi Belum Ditempati

11 Januari 2019, 10: 17: 42 WIB | editor : Retta wulansari

BELUM OPTIMAL: Seorang warga melintas di lorong sepi rusunawa Prigi. Saat ini hanya sekitar tiga keluarga yang tinggal menetap di rusunawa ini.

BELUM OPTIMAL: Seorang warga melintas di lorong sepi rusunawa Prigi. Saat ini hanya sekitar tiga keluarga yang tinggal menetap di rusunawa ini. (AGUS MUHAIMIN/RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK – Lebih dari dua tahun, miliaran uang negara tidak bisa memberikan manfaatkan bagi masyarakatnya. Indikasinya, rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Prigi yang rampung dibangun akhir 2016 silam masih sepi penghuni alias masih belum berfungsi secara optimal.

Tarmuji, seorang pengelola rusunawa mengatakan, kondisi rusunawa tidak berubah. Penghuni tetap di rusunawa hanya tiga keluarga saja. Dia mengaku tidak ada sangkut pautnya dengan sepinya rusunawa tersebut. Mengingat dia hanya ditugaskan mengelola bangunan itu.

Pihaknya mendengar, pemerintah akan bekerja sama dengan PLN sebagai upaya agar rusunawa ini segera dihuni. Yakni dengan memutus sambungan listrik jika warga kampung baru mau pindah ke rusunawa.

Sebaliknya, jika memang mereka tidak siap untuk menempati rusunawa ini, kemungkinan hak penempatan atau kunci yang dipegang oleh warga yang bakal menempati rusunawa ini akan dicabut. “Tapi kerja samanya belum berjalan. Rencana yang kami dengar seperti itu,” katanya.

Menurut dia, kondisi rusunawa sementara ini tidak ada kendala. Baik itu dari sektor kelistrikan maupun kebutuhan air di rusunawa tersebut. Sedangkan persoalan kebersihan, pengelola memang memiliki petugas untuk membersihkan. Namun itu hanya sebatas area umum saja. Sedangkan setiap ruangan atau rumah menjadi tanggung jawab pemegang kunci.

Dia mengungkapkan, selama ini pemegang kunci juga sering kali masuk dan membersihkan sendiri rumah atau perabotan yang ada. Namun yang benar-benar sudah pindah dan menempati sarana atau hunian tersebut masih sangat sedikit. Pihaknya mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan mereka enggan menempati rusunawa tersebut.

Sayang, dari pihak dinas yang mengampu kepentingan pengelolaan rusunawa Prigi ini belum ada yang bisa dimintai konfirmasi. Joko Wahono, Plt Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) belum bisa dimintai konfirmasi. Ketika wartawan Jawa Pos Radar Trenggalek ke kantor DPKPLH, seorang staf mengatakan, “Bapak tidak ada”. Begitu juga ketika dihubungi via HP, tidak ada jawaban. HP yang bersangkutan mati.

(rt/dre/muh/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia