Selasa, 25 Jun 2019
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Rusunawa Melompong, Komentar DPRD : Ini Tahun Politik Jangan Gaduh

11 Januari 2019, 21: 05: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Rusunawa Melompong, Komentar DPRD : Ini Tahun Politik Jangan Gaduh

TRENGGALEK – Belum ditempatinya rumah susun sederhana sewa (rusunawa) prigi, mengundang komentar dari salah satu anggota dewan. Imam Basuki, anggota dewan mengaku sering kali mendapat keluhan dari warga terkait dengan rusunawa tersebut, berharap pemerintah bisa berlaku bijaksana.

Yakni dengan mempertimbangkan banyak hal sebelum melakukan langkah tegas kepada warga kampung baru. “Ini tahun politik. Kalau bisa jangan membuat gaduh atau gejolak di masyarakat,” katanya.

Sepanjang informasi yang dia terima, warga kampung baru ini sebenarnya tidak begitu sulit diajak berkomunikasi. Selain itu, mereka juga siap meninggalkan lokasi yang mereka tinggali saat ini jika pemerintah memang memerlukan area tersebut. “Yang jadi persoalan itu kan kini belum ada rencana yang jelas setelah warga kampung baru digusur,” tuturnya.

Menurut dia, pemerintah terlalu memaksakan diri menerima anggaran dari pemerintah pusat untuk pembangunan rusunawa tersebut. Padahal, program tersebut belum seberapa dibutuhkan oleh masyarakat. “Saya dengar itu dulu awalnya mau dikasihkan ke daerah Jawa Tengah. Namun mereka belum siap sehingga dialihkan dan diterima di Trenggalek,” terang politisi asal Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo ini.

Untuk diingat kembali, anggaran yang dibutuhkan membangun rusunawa Prigi ini lebih dari Rp 20 miliar. Secara fisik, bangunan tersebut telah rampung dikerjakan akhir 2016 lalu. Anggaran berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Total ada sekitar 50 kunci di bangunan tiga lantai ini. Sekitar 40 kunci hunian telah diserahkan kepada warga yang memiliki hak penempatan.

(rt/muh/ang/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia