Jumat, 18 Jan 2019
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

25 Persen Pemilik Kendaraan Tidak Bayar Pajak

12 Januari 2019, 07: 10: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

HATI-HATI DI JALAN: Seorang petugas parkir di area Jalan Dewi Sartika Trenggalek mengatur kendaraan yang masuk.

HATI-HATI DI JALAN: Seorang petugas parkir di area Jalan Dewi Sartika Trenggalek mengatur kendaraan yang masuk. (ZAKI JAZAI/ RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK- Pemilik kendaraan di Kota Keripik Tempe ini  tidak sedikit yang enggan bayar pajak. Data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Trenggalek setiap tahun ada 25 persen pemilik kendaraan yang menunggak pajak.

Padahal jumlah pemilik kendaraan sangat memengaruhi besaran PAD sektor parkir. “ Sebab, pengambilan retribusi dilakukan melalui parkir berlangganan setiap tahun yang dibayar bersama pajak kendaraan,” ungkap Kepala Dishub Trenggalek Sigid Agus Haris Basoeki melalui Kasubbag Keuangan, Perencanaan, dan Pelaporan Ika Merin Setyarto.

Tarif parkir sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2012 tentang Retribusi Parkir di Tepi Jalan Umum. Dari perda tersebut diperoleh tarif parkir berlangganan setiap tahun R2 sebesar Rp 15 ribu, R4 sebesar Rp 30 ribu, dan R6 sebesar Rp 40 ribu. Sedangkan untuk kendaraan luar kota, dikenakan retribusi langsung dengan karcis oleh petugas parkir sebesar Rp 500 untuk R2, Rp 1.000 untuk R4, dan Rp 2.500 untuk R6.

(rt/zak/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia