Sabtu, 23 Feb 2019
radartulungagung
icon-featured
RaTu Event

Sekelumit Cerita Hari Ketiga

17 Januari 2019, 18: 55: 59 WIB | editor : Retta wulansari

SERIUS: salah satu peserta Try Out UNBK yang tengah mengamati soal-soal dengan notifikasi warna merah,

SERIUS: salah satu peserta Try Out UNBK yang tengah mengamati soal-soal dengan notifikasi warna merah, (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RATU)

TULUNGAGUNG - Pelaksanaan Try Out UNBK telah memasuki hari ke tiga, Rabu (16/1). Sekelumit cerita mewarnai event yang digelar Jawa Pos Radar Tulungagung bekerja sama dengan Cabang Disdik Provinsi Jatim wilayah Tulungagung dan MKKS SMAN se-Tulungagung tersebut.

Seperti cerita dari SMAN 1 Rejotangan. Mulai hari pertama, para siswa sudah bisa mengoperasikan software dan menu-menu dengan baik. Sebab, aplikasi tryout memiliki human interface yang baik. Apalagi para siswa sudah terbiasa dengan teknologi canggih. “Para siswa bisa langsung beradaptasi dengan interface-nya dan menu-menu pun berbahasa Indonesia,” tandas Hasan, progtor SMAN 1 Rejotangan.

Namun, di hari ketiga pelaksanaan tryout kejujuran ada kendala teknis beberapa komputer tidak mau menampilkan halaman dengan normal yang dikeluhkan progtor lain, Hendra Maulidyansyah. Dia mengungkapkan, ada lima komputer yang tak normal menampilkan halaman soal ada yang terlalu dekat atau jauh.

Sedangkan Monica Sari Arofah, siswa kelas XII IPA III SMAN 1 Rejotangan mengeluhkan, ketika menjawab soal dengan melompat-lompat nanti akan berwarna merah. Sedangkan ketika diisi semua, warna merah tetap tidak berganti. “Saya tidak tahu apakah warna itu nanti akan berpengaruh pada hasilnya atau tidak. Padahal saya sudah isi semua secermat mungkin,” ungkapnya.

Masalah teknis itu pun dijawab, “Tak hanya di lab bawah, tapi lab atas pun juga beberapa komputer ada kejadian seperti itu. Namun itu sudah bisa diatasi karena tampilan monitor Windows terlalu dekat atau jauh jadi memengaruhi tampilan soal,” ungkap Muhammad Hasan.

Hal senada pun diungkapkan Budino, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SMAN 1 Ngunut. Menurut dia, sampai hari ketiga ini, tryout kejujuran diikuti 343 siswa berjalan lancar, mulai dari aplikasi dan siswa. Jadi dengan begini, secara teknis dan siswa sudah siap menjalankan UNBK mendatang. Peserta tryout UBNK di SMAN 1 Ngunut mengerjakan di laboratorium komputer.

Sedangkan tingkat kesulitan soal itu relatif, tergantung kemampuan kognitif siswa, “Ketika saya tanya bagaimana tingkat kesulitan soalnya, mereka menjawab lumayan. Itu bisa berarti lumayan mudah atau lumayan sulit,” katanya.

(rt/pur/dre/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia