Senin, 09 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Begini Kondisi Mobil Tercebur Sungai Setelah Berhasil Diangkat

30 Januari 2019, 16: 13: 21 WIB | editor : Didin Cahya FS

NAHAS : Kondisi mobil tercebur yang mengakibatkan tiga penumpang tewas di Sungai Brantas, Sabtu (26/1) lalu.

NAHAS : Kondisi mobil tercebur yang mengakibatkan tiga penumpang tewas di Sungai Brantas, Sabtu (26/1) lalu. (AGUS DWIYONO)

TULUNGAGUNG- Bangkai mobil Avanza nomor polisi (nopol) L 1147 BT, milik Waridi, yang tenggelam di sungai Brantas berhasil di evakuasi sekitar empat jam, Selasa (29/1) malam. Mobil nahas tersebut saat ini berada di Polsek Ngunut untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan pantauan wartawan ini dilokasi, mobil yang berwarna silver itu terparkir di mapolsek Ngunut, bersama dengan kendaraan lain yang bernasib sama. Kaca depan mobil tampak pecah, dan beberapa bagian mengalami sedikit ringsek di duga karena benturan.

Selain itu, mobil tersebut di penuhi dengan lumpur baik di dalam maupun bodi mobil. Barang-barang milik korban juga tampak masih berada di dalam mobil bagian tempat duduk depan seperti halnya, jaket berwarna hitam, uang receh, serta beberapa kaos. Bahkan kondisi mobil dalam keadaan on, dan perseneling masuk.

Kapolsek Ngunut, Kompol Sitinurinsana,  Rabu (30/1) mengatakan, mobil Avanza tersebut langsung di bawa ke Mapolsek Ngunut setelah sekitar 4 jam dilakukan evakuasi. "Saat ini berada di Polsek Ngunut, setelah berhasil di angkat langsung kami bawa," jelasnya.

Polwan berhijab itu mengaku, jika kondisi mobil pasca mengalami kecelakaan, dan berada di dalam air sekitar tiga hari masih utuh, hanya retak dibagian kaca depan. "Mobil keadaan on, dan kini kami lakukan penyelidikan lebih lanjut, dan sudah di ambil alih polres," Jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar mengatakan, pihaknya kini melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut. "Kasus tersebut sudah di ambil alih oleh Polres Tulungagung," ungkapnya.

Dia mengaku, saat ini pihaknya sudah memeriksa dan memintai keterangan kepada beberapa saksi mata saat kejadian nahas tersebut terjadi. Termasuk Waridi, pengendara Avanza. "Sudah sekitar empat saksi termasuk sopir yang kami mintai keterangan," ungkapnya.

Apakah ada penetapan tersangka dalam kasus ini? Pria dengan pangkat dua melati di pundaknya itu mengaku proses penyelidikan bulum sampai situ. "Masih berjalan terus mengambil keterangan dari beberapa saksi," ujarnya.

Pria bertopi itu mengatakan, saat ini pihaknya tidak tergesa-gesa dalam menetapkan siapa yang lalai dalam kasus itu. Pihaknya perlu mengumpulkan keterangan-keterangan yang lebih valid. "Kami mengumpulkan keterangan yang valid, dan tidak tergesa-gesa dalam menentukan siapa yang lalai dalam peristiwa ini," ungkapnya.

Saat ini pihaknya juga akan menyelidiki mobil Avanza Nopol L 1147 BT yang di kendarai Waridi itu. Sebab, semua kejadian saling berkaitan. "Saat ini masih proses, karena semua saling berkait," ungkap perwira mantan Kapolres Bangkalan itu.

(rt/iyo/did/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia