Selasa, 12 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
RaTu Event

Tryout Kejujuran, Ukur Kesiapan Sekolah dan Siswa

02 Februari 2019, 18: 00: 59 WIB | editor : Retta wulansari

MIRIP UNBK ASLI: Belasan progtor ketika mendapatkan penjelasan dari panitia tryout kejujuran di SMAN 2 Trenggalek, Jumat (1/2).

MIRIP UNBK ASLI: Belasan progtor ketika mendapatkan penjelasan dari panitia tryout kejujuran di SMAN 2 Trenggalek, Jumat (1/2). (ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK - Berbagai persiapan mulai ditunjukkan untuk menyukseskan pelaksanaan tryout kejujuran ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMA. Buktinya, Jumat (1/2) dilakukan sosialisasi terkait penggunaan aplikasi untuk tryout yang digelar Jawa Pos Radar Tulungagung, bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdispendik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) wilayah Tulungagung dan MKKS SMA se-Trenggalek tersebut di SMAN 2 Trenggalek.

Terlihat sejak acara dimulai sekitar pukul 14.00, antusiasme ditunjukkan peserta. Seluruh peserta yang merupakan utusan SMAN/SMAS begitu cermat menerima penjelasan yang diberikan panitia. Mulai dari meng-install aplikasi untuk tryout kejujuran, sinkronisasi, hingga pelaksanaan tryout yang sesungguhnya. “Sedikitnya ada 16 programmer dan operator (progtor) yang mengikuti sosialisasi ini dari 14 lembaga baik SMAN/SMA swasta di Trenggalek yang berpartisipasi,” ungkap ketua panitia Tryout Kejujuran, Endra Gunawan.

Dia melanjutkan, tujuan pelaksanaan tryout kejujuran ini untuk mengukur kesiapan sekolah dalam teknis pelaksanaan UNBK. Selain itu, juga menambah kesiapan siswa dalam penguasaan materi ujian, sebelum menghadapi UNBK yang sesungguhnya. “Semoga saja dengan pelaksanaan tryout kejujuran UNBK ini, nantinya seluruh peserta bisa lulus dengan nilai yang bagus karena telah terbiasa berlatih,” katanya.

Sementara itu, salah seorang progtor yang mengikuti sosialisasi, Wisnu menambahkan, tryout mandiri yang dilaksanakan tersebut sangat membantu sekolah dalam mempersiapkan pelaksanaan. Bukan hanya UNBK, melainkan juga pelaksanaan ujian sekolah berstandar nasional berbasis komputer (USBN-BK). Mengingat, aplikasi dan cara penggunaannya sangat mirip dengan aplikasi yang digunakan pada UNBK dan USBN-BK sebenarnya. “Proses penginstalannya mudah dan sinkronisasinya sama dengan sinkronisasi UNBK dan USBN-BK. Makanya ini sangat membantu kami,” imbuhnya.

Tampilan layar yang pada komputer client yang nantinya digunakan peserta untuk mengerjakan soal juga sangat mirip. Hal itu terlihat dari keterangan soal yang belum atau sudah dikerjakan dan berbagai tampilan lainnya. “Memang ada sedikit perbedaan pada tampilan latarnya. Namun itu tak menjadi masalah karena cara penggunaannya hampir sama,” jelas progtor SMAN 2 Trenggalek ini.

(rt/zak/dre/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia