Senin, 27 May 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Anggaran Perbaikan Jembatan Rp 13 Miliar

06 Februari 2019, 15: 00: 59 WIB | editor : Retta wulansari

BUTUH PERBAIKAN: Warga Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, memasang peringatan adanya kerusakan jembatan.

BUTUH PERBAIKAN: Warga Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, memasang peringatan adanya kerusakan jembatan. (Syaiful Anwar/Radar Blitar)

BLITAR KABUPATEN – Tahun ini jembatan yang diperbaiki jumlahnya bakal bertambah. Pasalnya, dibanding dengan tahun lalu, anggaran yang disediakan jumlahnya lebih banyak. Berdasarkan informasi yang diterima tahun ini, anggaran untuk perbaikan jembatan sebanyak Rp 13 miliar. Sedangkan tahun lalu, jumlah anggaran untuk perbaikan jembatan hanya Rp 5,2 miliar.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar Puguh Imam Susanto, melalui Kepala Bidang Jembatan dan Peralatan Sugeng Winarn.

Dia mengatakan, tahun ini anggaran perbaikan jembatan lebih banyak dari tahun sebelumnya. Anggaran sebesar itu nantinya akan digunakan untuk memperbaiki 9 jembatan di sejumlah tempat. Di antaranya jembatan Kali Bogel, jembatan Karang Desa Bendosari, dan beberapa jembatan di tempat lain. “Ada beberapa hal yang membuat anggaran tahun ini bertambah,” ungkapnya.

 Ya, sejumlah jembatan yang akan diperbaiki tahun ini, kondisinya rusak berat atau parah. Pembangunan jembatan tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan merupakan proyek yang besar karena pengerjaannya dilakukan pembangunan ulang. “Untuk itu, anggaran perbaikan jembatan yang digelontorkan juga besar,” ujarnya.

Dari segi jumlah jembatan yang bakal diperbaiki atau dibangun, tahun ini sejatinya lebih sedikit jika dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini hanya 9 jembatan. Sedangkan tahun sebelumnya 14 jembatan. Hanya saja, pembangunan atau perbaikan jembatan pada tahun lalu berupa perbaikan sedang dan ringan. Yakni berupa pembangunan jembatan menggunakan pelat duiker. “Tahun ini, meski jumlah jembatan yang diperbaiki sedikit, masuk kategori jembatan besar,” jelasnya

 Meski demikian, sampai sekarang perbaikan jembatan belum dimulai. Sebab sampai sekarang masih belum dilakukan lelang untuk menunjuk rekanan. “Masih dilakukan penunjukan konsultan perencana. Setelah itu baru dilakukan lelang,” imbuhnya.

(rt/abd/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia