Selasa, 19 Feb 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Polisi Ceritakan Motif Warga Sukorejo Pilih Gantung Diri

08 Februari 2019, 17: 29: 23 WIB | editor : Didin Cahya FS

JANGAN DITIRU : Eko ditemukan gantung diri, Kamis (7/2) malam.

JANGAN DITIRU : Eko ditemukan gantung diri, Kamis (7/2) malam. (POLISI FOR RADAR BLITAR)

 BLITAR KOTA - Warga Jalan Kerantil Kelurahan/Kecamatan Sukorejo digegerkan dengan aksi gantung diri Eko warga setempat, Kamis malam (7/2). Pria 30 tahun itu ditemukan tewas menggantung di kayu teras lantai dua rumahnya. 

Diduga Eko nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena frustasi masalah keluarga. Pria yang selama ini bekerja serabutan itu ditemukan tewas pertama kali oleh istrinya, Linda. "Informasi dari keluarga yang bersangkutan (Eko) mempunyai masalah keluarga," ujar Kapolsek Sukorejo Kompol Agus Fauzi, Jumat (9/2).

Agus mengatakan, sebelum ditemukan gantung diri di teras lantai dua, Eko sebelumnya menghilang. Dari sore hingga malam tidak diketahi keberadaanya. "Hingga pukul 23.00 Eko juga tidak kelihatan di rumah. Istrinya kemudian mencari," terang pria ramah ini. 

Saat itu, istrinya berusaha memanggil-manggil Eko tetapi juga tidak ada respon. Dia lantas melihat teras lantai dua yang biasanya terang menjadi gelap. Sang istri pun curiga sehingga meminta bantuan tetangga mengecek lantai dua. 

Dengan ditemani warga, Linda mengecek teras di lantai dua. Linda dan warga kaget begitu melihat Eko  sudah dalam kondisi menggantung di kayu teras loteng. Warga langsung melaporkan kejadian itu ke ketua RT dan meneruskannya ke Polsek Sukorejo. 

Tidak lama kemudian, anggota polsek dan tim odentifikasi Polres Blitar Kota tiba. Polisi langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan tubuh Eko. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Eko. "Menurut keterangan keluarga, beberapa hari terakhir Eko gelisah dan banyak tekanan masalah keluarga," ujar perwira berpangkat satu melati di pundak ini

(rt/abd/kan/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia