Senin, 27 May 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Sembarangan Pakai Lahan untuk Jualan, PKL Jembatan Ngujang II Pindah

10 Februari 2019, 16: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

HANYA SEMENTARA: Gerobak PKL berada di pinggir pembatas jalan menuju Jembatan Ngujang II.

HANYA SEMENTARA: Gerobak PKL berada di pinggir pembatas jalan menuju Jembatan Ngujang II. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RADAR TULUNGAGUNG)

 TULUNGAGUNG – Pedagang kaki lima (PKL) di Jembatan Ngujang II kini sudah tertata. Pemandangan itu sangat berbeda sebelum jembatan yang menghubungkan Desa Bukur, Kecamatan Sumbergempol dengan Desa Pucung Lor, Kecamatan Ngantru diresmikan. Saat itu, PKL terkesan semrawut. Apalagi di sekitar jembatan belum ada pembatas, banyak PKL berjualan di bibir jalan sehingga cukup berisiko terjadi kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Namun setelah pembatas jalan, PKL diberikan tempat berjualan di luar pembatas jalan.

Pascadiberi izin pemakaian lahan, PKL di Jembatan Ngujang II terdapat di dua titik, selatan dan utara jembatan. Sebelah selatan jembatan masuk wilayah Desa Bukur, Kecamatan Sumbergempol. Sebelah utara masuk wilayah Desa Pucung Lor, Kecamatan Ngantru. “PKL di sebelah selatan dan utara itu yang mengurusi beda,” ungkap Hendra Pradana, pedagang bakso di wilayah Desa Bukur, Kecamatan Sumbergempol, Minggu (10/2). 

Ayah dua anak ini melanjutkan, sebenarnya lahan yang kini ditempati PKL dari Desa Bukur hanya sementara. Berdasarkan hasil pertemuan antara perkumpulan PKL dengan desa, ternyata lahan yang kini ditempati PKL bakal dibuat taman. Namun, rencana itu belum pasti kapan terealisasi. Nah, ketimbang kosong, sementara diisi PKL. “Sementara ini dipakai PKL berjualan, tapi PKL juga harus siap jika lahan digunakan untuk taman,” tandasnya.

(rt/jpr/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia