Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Perlu Kelola Manajemen Emosi Agar ASI Tetap Lancar

11 Februari 2019, 08: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

ASI EKSKLUSIF: Ratih ketika menggendong buah hatinya, Alby, yang hendak menyusui.

ASI EKSKLUSIF: Ratih ketika menggendong buah hatinya, Alby, yang hendak menyusui. (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RADARTULUNGAGUNG)

 TULUNGAGUNG- Tak kalah penting, manajemen pengeluaran ASI perlu diperhatikan. Baik menyusui secara langsung maupun dipompa. “Ini untuk mengindari adanya bendungan ASI dan menjaga produksi ASI tetap lancar,” tutur Konselor Laktasi Nurul Azizah.

Bendungan ASI merupakan pembengkakan pada area payudara akibat proses menyusui yang tidak lancar. Jika sudah mengalami bendungan ASI, sebaiknya dilakukan pengompresan dengan air hangat pada area payudara. Kemudian, dilanjutkan dengan pemijatan ringan. Ini agar si ibu merasa lebih rileks.

Pemilik griya sehat Azizah ini juga menambahkan, manajemen emosi juga menjadi hal penting bagi ibu menyusui. Ibu tidak boleh merasa tertekan dan stres. Untuk itu, sebisa mungkin komunikasi dengan suami dan keluarga menjadi hal penting. Terutama memberikan dukungan bagi si ibu. “Tekanan sekecil apa pun dapat berpengaruh pada emosi. Untuk itu, sebisa mungkin menikmati masa-masa memberikan ASI,” tandasnya.

Sementara itu, penurunan produksi ASI juga pernah dialami Ratih Dwi Mayangsari. Wanita 23 tahun ini mengaku kerap mengalami penurunan produksi ASI. Terlebih ketika melewatkan jam untuk mengeluarkan ASI. “Kadang saat malam hari, saat tidur kan tidak dikeluarkan ASI-nya. Besoknya produksi sedikit berkurang,” terangnya.

Jika sudah demikian, Ratih berusaha mengatur manajemen pengeluaran ASI sebaik mungkin. Selain itu, tak jarang warga Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat ini juga mengalami bendungan ASI atau pembengkakan pada payudara akibat proses menyusui yang tidak lancar. Untuk mengatasi itu, Ratih menyiasatinya dengan mengompres air hangat sembari dipijat ringan. “Kalau sudah dikompres air hangat dan dipompa, biasanya sudah nggak sakit,” terangnya.

(rt/nda/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia