Rabu, 11 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Hukum & Kriminal

Bensin Habis, Tiga Pelajar Jadi Korban Perampasan

11 Februari 2019, 12: 00: 59 WIB | editor : Retta wulansari

DIAMANKAN:  Dua pemuda diamankan pihak kepolisian karena merampas ponsel milik tiga pelajar.

DIAMANKAN: Dua pemuda diamankan pihak kepolisian karena merampas ponsel milik tiga pelajar. (IST)

BLITAR KABUPATEN - M. Suprastiawan warga Kelurahan/Kecamatan Kesamben dan M. Candra F warga Kelurahan/Kecamatan Sananwetan harus berurusan dengan polisi. Dua pemuda itu telah merampas ponsel milik tiga pelajar SMP, Ferin, Bima, dan Dika Akbar.

Polisi masih memburu satu pelaku lain yang diketahui masih buron. Akibat perbuatannya itu, dua pelaku harus mendekam di balik jeruji Polsek Kanigoro. "Satu pelaku masih belum tertangkap. Inisialnya B. Anggota masih mengejarnya," jelas Kasubbag Humas Polres Blitar Iptu M. Burhanudin, Senin (11/2).

Burhan mengungkapkan, aksi perampasan itu terjadi pada Kamis (7/2) lalu. Tiga pelaku sempat buron dan dua diantaranya berhasil ditangkap. Sedangkan yang satu pelaku lain masih dalam pengejaran. "Dua pelaku bisa ditangkap di perempatan lampu merah Yonif 511 di Kelurahan Karangtengah/Kecamatan Sananwetan," terang polisi ramah ini.

Dari tangan pelaku, polisi menyita beberapa barang bukti. Yakni tiga ponsel dan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku beraksi. Polisi juga memeriksa dua saksi yang merupakan teman korban. Dua saksi itu juga sempat disekap pelaku.

Perampasan itu berawal saat sekitar pukul 23.00 tiga korban kehabisan bahan bakar di depan SPBU Jalan Kalimantan. Saat itu, ketiganya bertemu para pelaku dan langsung mengajak ketiganya ke kawasan Pasar Papungan di Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro. "Jika tidak menuruti, tiga korban ini diancam akan dibunuh. Ketiganya akhirnya mau," ujar perwira berpangkat dua balok di pundak ini.

Ketiganya dibonceng dengan dengan cara dibonceng tiga pelaku dengan mengendarai dua sepeda motor milik pelaku. Sesampainya di Pasar Papungan, pelaku langsung merampas ponsel milik tiga pelajar itu.

Usai merampas, pelaku langsung kabur dengan membawa ponsel hasil rampasan. Aksi itu sempat diketahui warga setempat. Warga dan korban lantas melaporkannya ke Polsek Kanigoro. "Anggota langsung menuju TKP dan menyelidikinya. Usai diselidiki, dua pelaku berhasil ditangkap. Satu pelaku lain belum tertangkap," ujar Burhan.

Akibat perbuatannya itu, dua pelaku dijerat pasal 365 sub 363 Jo pasal 55 KUHP. Ancaman hukumannya, paling lama empat tahun penjara.

(rt/kan/abd/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia