Kamis, 12 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Usulkan Pendampingan dan Ikutkan Pameran

15 Februari 2019, 02: 05: 59 WIB | editor : Retta wulansari

SAMPAI KE KALIMANTAN : Barongan hasil karya perajin ini siap dipakai dan dipasarkan.

SAMPAI KE KALIMANTAN : Barongan hasil karya perajin ini siap dipakai dan dipasarkan. (SITI NURUL LAILIL/RATU)

TULUNGAGUNG - Berbagai jenis industri kecil yang cukup bertahan adalah industri kerajiinan. Banyak daerah yang berkembang perekonomiannya lewat industri kerajinan. Termasuk di Desa Bangoan. Namun sayangnya, industri kerajinan khususnya kerajinan barongan ini kesulitan dalam pemasaran. Seperti Putut, hanya menggarap ketika mendapatkan pesanan. "Ya pemasaran sih. Makanya saya tidak banyak menerima orderan. Hanya 3-5 barongan saja per tahun," katanya

Untuk mendukung industri kerajinan tersebut, pihak kecamatan melakukan dukungan dan memfasilitasi dengan memberi ruang berkreasi dan promosi. Nah, untuk promosi hasil industri kerajinan tersebut, biasanya diikutkan dalam pameran selalu baik di desa maupun kecamatan. Juga diarahkan untuk di promosikan di website desa dan kecamatan.

Untuk ruang kreasi, biasanya pemerintah desa melakukan pembinaan dan dikembangkan ke semua masyarakat yg mempunyai bakat tersebut. "Dalam musrenbang kecamatan, juga selalu kita usulkan ke kabupaten untuk dapat dilakukan pendampingan. Agar kendala tersebut bisa diatasi," kata Camat Kedungwaru, Anang Pratistianto.

Sementara itu, Kaur Pembangunan Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Suroso mengatakan jika di desanya cukup banyak warga yang mempunyai industri kerajinan barongan. Tak heran, kerajinan tersebut menjadi salah satu potensi unggulan desa. Bahkan, keberadaan kerajinan barongan tersebut mampu mendongkrak ekonomi warga sekitar. "Ya, kerajinan barongan ini yang juga termasuk potensi desa kita. Di era modern ini, masih banyak warga kita yang warga Desa Bangoan, bertahan membuat kerajinan barongan. Pihak desa biasanya membantu mempromosikan dengan cara mengikutsertakan dalam pameran," jlentreh Suroso. 

(rt/lai/dre/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia