Rabu, 19 Jun 2019
radartulungagung
icon-featured
RaTu Event

11 Peserta Hadapi Tryout Kejujuran Susulan UNBK

16 Februari 2019, 19: 00: 59 WIB | editor : Retta wulansari

MASIH ANTUSIAS: Peserta dari SMAN 2 Trenggalek mengikuti tryout kejujuran susulan UNBK tingkat SMA Kamis (15/2).

MASIH ANTUSIAS: Peserta dari SMAN 2 Trenggalek mengikuti tryout kejujuran susulan UNBK tingkat SMA Kamis (15/2). (ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK - Tryout kejujuran susulan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMA yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Tulungagung, bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdispendik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) wilayah Tulungagung dan MKKS SMA se-Trenggalek, Jumat (15/2) telah berjalan. Tercatat ada 11 peserta dari SMAN 2 Trenggalek yang tryout susulan tersebut.

Tryout tersebut dilaksanakan karena ada sedikit permasalahan teknis pada jaringan di komputer client 11 peserta tersebut pada hari terakhir. Sebab, di hari terakhir yang mengujikan mata pelajaran (mapel) pilihan, khusus peserta yang memilih fisika terjadi kendala. Jadi, soal yang diujikan tidak keluar pada layar komputer. “Makanya, saat itu kami langsung koordinasi dengan penyelenggara hingga diputuskan hari ini (kemarin, Red) mereka melaksanakan tryout kejujuran susulan,” ungkap progtor SMAN 2 Trenggalek, Wisnu Subarkah.

Dia melanjutkan, pelaksanaan tryout kejujuran susulan berjalan lancar kendati sempat mengalami kendala. Kendala tersebut lagi-lagi masalah jaringan yang mengakibatkan soal mapel tidak bisa diakses. Itu berakibat terjadi perubahan jadwal yang seharurnya pagi hari menjadi siang hari. “Setelah permasalahan tersebut teratasi, pelaksanaan tryout kejujuran berjalan lancar sesuai seharusnya, kendati ada empat peserta yang absen karena urusan keluarga,” tuturnya.

Meski hanya susulan, siswa tetap antusias mengikuti tryout kejujuran yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Tulungagung. Antusiasme itu tampak peserta langsung menuju ruangan pelaksanaan ketika ada pengumuman bahwa soal bisa diakses. Peserta juga tak ada yang protes dan mengerjakan soal dengan sebaik mungkin. “Memang tak ada pilihan lain dan kami tidak menyalahkan siapa-siapa. Karena sistem berbagai masalah sering terjadi, siswa harus mengerjakan dari nol. Semoga saja itu bisa menambah psikis siswa agar tidak gegabah ketika UNBK yang sebenarnya nanti,” jelasnya.

Sementara itu, ketua panitia tryout kejujuran, Endra Gunawan menyampaikan, panitia telah mengantisipasi berbagai masalah yang kemungkinan terjadi. Untuk itu, bagi peserta yang berhalangan hadir, masih diberi kesempatan untuk mengikuti tryout kejujuran kembali di lain hari. “Masih ada kesempatan. Semoga saja ini bisa menambah kesiapan siswa dan sekolah penyelenggara pada tryout yang sesungguhnya nanti,” jlentreh-nya.

(rt/dre/zak/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia