alexametrics
Minggu, 01 Nov 2020
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Musim Hujan, Waspadai Ikan Hias Terserang Penyakit

Harus Sering Cek Kolam dan Kondisi Ikan

20 Februari 2019, 06: 00: 59 WIB | editor : Retta wulansari

SEHAT : Muhtadin menunjukkan ikan Koi indukan yang tak terkena penyakit

SEHAT : Muhtadin menunjukkan ikan Koi indukan yang tak terkena penyakit (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RATU)

TULUNGAGUNG – Pembudi daya ikan hias harus lebih sering memutar otaknya pada musim hujan sekarang ini, agar ikan hias mereka tidak banyak yang mati, bahkan rugi. Sebab, pada musim hujan banyak penyakit yang menyerang ikan hias. Hal itu itu diungkapkan Muhtadin pembudidaya ikan hias di Desa Wonorejo, Kecamatan Sumbergempol.

Dia mengungkapkan, memelihara ikan hias berbeda dengan ikan konsumsi. Perbedaan dasarnya, yakni perawatan ikan hias harus lebih telaten ketimbang ikan konsumsi. Pasalnya, kesehatan ikan hias begitu dipengaruhi dengan kebersihan air kolam. “Kalau ikan konsumsi itu ibarat tanam tebu dan ikan hias seperti tanam sayuran,” ungkap warga Dusun Krandegan, Desa Wonorejo, Senin (18/2).

Nah, pada musim hujan seperti ini, Muhtadin mengatakan, banyak penyakit pada ikan. Tapi, penyakit yang disebabkan musim hujan tak begitu kronis dibanding musim bediding (dingin, red), yang biasa berlangsung pada bulan keenam. Musim bediding itu bisa memicu jamur, apalagi ketika jamur sudah menyebar di seluruh tubuh, ikan bisa mati. “Kalau ikan sudah terindikasi penyakit, tentu perlu pengobatan agar sembuh. Salah satu cara pengobatan ikan yakni memberi obat pada pakannya,” jelasnya.

Tapi sebelum terserang penyakit, harus memerhatikan kondisi ikan dengan cara sering menguras air kolam sekitar seminggu sekali. Saat menguras itu sembari mengecek kondisi ikan, terserang penyakit atau tidak. “Penyakit jamur ciri-cirinya ada bercak-bercak putih di tubuh ikan, tapi kalau keropokkan ada gelembung-gelembung kecil di tubuh ikan,” ujarnya.

Sementara itu, mencegah timbulnya jamur bisa diantisipasi dengan mengurangi pohon-pohon besar sekitar kolam yang menutup sinar matahari. Sebab, sinar matahari bisa menjaga suhu air kolam, selain juga menyehatkan ikan. “Ikan juga butuh sinar matahari, terlebih saat pagi dan siang hari,” ungkap Sumiati pembudidaya ikan mas koki Desa Purworejo, Kecamatan Ngunut.

Membudidayakan ikan hias memang butuh ketelatenan lebih. Ketelatenan itu muncul ketika ada rasa senang dengan dunia yang digeluti. Karena telaten, jadi sering mengecek kondisi ikan. “Sebenarnya apa pun musimnya, jika tak sering mengecek kondisi ikan, tak salah jika ikan sering kena penyakit dan mati,” tandasnya.

(rt/pur/dre/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia