Selasa, 19 Mar 2019
radartulungagung
icon-featured
Features

Imroatus Solekah Tekuni Usaha Pembuatan Besek (2 Habis)

21 Februari 2019, 02: 00: 59 WIB | editor : Retta wulansari

KREATIF: Imroatus Solekah bersama suami, Agus Yulianto, ketika berjualan klepon crotty menggunakan besek.

KREATIF: Imroatus Solekah bersama suami, Agus Yulianto, ketika berjualan klepon crotty menggunakan besek. (IMROATUS FOR RATU)

Imroatus Solekah, warga Desa Kiping, Kecamatan Gondang, mampu memasarkan besek hingga ke luar Jawa. Dia pun aktif menularkan ilmu pembuatan kerajinan tangan tersebut kepada ibu-ibu setempat.

SITI NURUL LAILIL MA’RIFAH

Selain itu, menggunakan tenaga anggota kelompok bermain (KB) untuk belajar membuat besek. Dengan pemberdayaan tersebut, mereka dapat pundi rupiah untuk menambah penghasilan keluarga. “PKBM bisa sebagai pemberdayaan masyarakat, kejar paket, wali murid TK dan KB, maupun penitipan anak,” terangnya

Memberikan pelatihan pada ibu-ibu tidaklah mudah. Butuh ketelatenan dan motivasi tinggi. “Mayoritas mitra kerja saya sudah usia lanjut. Namun, ada ibu-ibu ikut pelatihan dan bertahan hingga kini. Sebab, hasilnya bisa menambah penghasilan keluarga,” kata wanita berusia 43 tahun ini.

Dari sekitar 50 mitra kerjanya, setiap hari mampu memproduksi 100 pasang besek berbagai ukuran. Untuk harga besek, mulai Rp 1.000 hingga Rp 5.000 per pasang. Sering ikut berbagai pameran merupakan langkah bisa menjangkau pasar besek lebih luas. Seperti pameran yang digelar dinas koperasi dan UKM, dinas perindustrian, dan lain-lain. “Ada juga pesanan besek untuk tempat suvenir. Jadi memang keberadaan besek masih tetap diminati,” tandasnya. 

(rt/lai/did/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia