Selasa, 19 Mar 2019
radartulungagung
icon-featured
Hukum & Kriminal

Kasus Penyekapan Tiga Pelajar, Polisi Dalami Dugaan Pelecehan Seksual

22 Februari 2019, 15: 00: 59 WIB | editor : Retta wulansari

Ilustrasi

Ilustrasi (JawaPos.Com)

BLITAR KABUPATEN - Penyidikan kasus perampasan dan penyekapan ponsel terhadap tiga remaja di Pasar Papungan di Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro terus berlanjut. Satu di antara tiga pelaku yang buron terus dalam pencarian polisi.

Pelaku yang masih buron adalah Bagus. Saat itu, Bagus beraksi bersama dua pelaku lainnya, M. Suprastiawan warga Kelurahan/Kecamatan Kesamben dan M. Candra F warga Kelurahan/Kecamatan Sananwetan. "Untuk Bagus, masih buron. Belum ditemukan. Kami sudah sebar gambar wajah dan ciri-cirinya," jelas Kapolres Blitar AKBP Anissullah M. Ridha, Jumat (22/2).

Dalam penyidikan kasus tersebut, lanjut dia, juga ditemukan adanya unsur pelecehan seksual terhadap salah satu korban. Sebab, satu di antara tiga korban yang masih pelajar SMP itu juga mengaku dilecehkan. "Salah satu korbannya itu kan cewek. Dia mengaku mendapat pelecehan juga," ujar polisi berpangkat dua melati di pundak ini.

Untuk memastikan pelecehan seksual itu, polisi telah memeriksakan kondisi korban dan melakukan visum. Dari hasil visum itu nantinya bisa diketahui apakah terjadi pelecehan seksual atau tidak. "Seperti pemerkosaan atau hanya kekerasan seksual saja. Ini kami masih menunggu hasil visum itu," ujar polisi ramah ini.

Seperti diberitakan, aksi perampasan dan penyekapan menimpa tiga remaja, pelajar SMP, Fr (perempuan), Bm dan Ab, terjadi di Pasar Papungan, Kecamatan Kanigoro pada 8 Februari lalu. Dua pelaku berhasil ditangkap. Yakni M. Suprastiawan dan M. Candra F.

Masih ada satu pelaku yang buron. Yakni Bagus. Polisi masih memburu satu pelaku lain itu. Dari tangan pelaku, polisi menyita beberapa barang bukti. Yakni tiga ponsel dan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku beraksi. 

(rt/kan/abd/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia