Selasa, 12 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Pendidikan

Hadapi UNBK, Siswa Santai, tapi Serius Persiapkan Diri

25 Februari 2019, 15: 30: 59 WIB | editor : Retta wulansari

SERIUS: Siswa SMPN 2 Tulungagung ketika mengikuti simulasi UNBK.

SERIUS: Siswa SMPN 2 Tulungagung ketika mengikuti simulasi UNBK. (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RATU)

Terkait UNBK Tingkat SMP/ MTS yang telah diberitakan sebelumnya. Persiapan UNBK dari siswa juga diperlukan. Itu untuk memaksimalkan hasil UNBK atau bahkan USBN nantinya. Meski bukan penentu kelulusan, banyak siswa yang tak ingin menganggap remeh. Salah satunya siswa kelas IX, Andrian Dewa Wardhana.

Dia mengaku sudah banyak persiapan yang dilakukan jelang ujian nasional (UN) yang akan dilaksanakan April mendatang. Termasuk mengikuti beberapa rangkaian tryout di sekolah. Selain itu, pihaknya juga mempersiapkan diri dengan belajar secara mandiri. Misalnya, mengunduh berbagai soal sebagai referensi sesuai kisi-kisi yang diberikan. Itu semua dilakukan agar mendapatkan UN memuaskan. Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, nilai UN sangat berpengaruh besar terhadap penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMA/SMK negeri di Tulungagung. “Walaupun menggunakan sistem zonasi, nilai UN tetap diperhitungkan," katanya.

Namun, lanjut Andrian, UNBK yang tidak menjadi penentu kelulusan membuatnya lebih santai, tidak terlalu tegang, tapi tetap serius ketika akan mengerjakan setiap soalnya. “Ya, beruntungnya UNBK bukan sebagai penentu kelulusan. Sebab, tidak mungkin ketika ada nilai kurang atau salah input data, bisa membuat gagal untuk lulus dan harus mengulang kembali tahun akan datang,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang wali murid, Nurul mengatakan jika pihaknya sebagai orang tua tetap berusaha untuk memberi pendampingan atau fasilitas dengan mengajak anak untuk belajar atau ikut bimbingan belajar. Semua dengan alasan agar nilai UN lebih memuaskan, kendati bukan menjadi penentu kelulusan. “Ya, tidak jadi penentu kelulusan, tapi nilai UN itu sangat penting dan harus bagus. Sebab, juga menjadi salah satu faktor penentu dalam PPDB SMA/SMK. Mengacu tahun lalu, nilai ujian nasional di sistem zonasi cukup diperhitungkan,” paparnya.

(rt/lai/rak/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia