Kamis, 18 Jul 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Begini Cara Pemerintahan Desa Waung Antisipasi Banjir Susulan

08 Maret 2019, 04: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

ANTISIPASI : Tampak sawah di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, terendam air.

ANTISIPASI : Tampak sawah di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, terendam air. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RADAR TULUNGAGUNG)

TULUNGAGUNG- Banjir menerjang Desa Waung, Kecamatan Boyolangu. Derasnya air sungai dan intensitas hujan tinggi Rabu (6/3) hingga Kamis (7/3), membuat tanggul di desa setempat tak mampu menahan, sehingga jebol.

Kaur Perencanaan Desa Waung, Eko Susanto mengungkapkan, pemdes sudah menyiapkan sekitar 100 sak pasir jenis mil untuk menyumbat titik-titik banjir. Khususnya aliran air yang menuju langsung ke rumah warga. “Beberapa rumah warga terendam air, sudah ditutup oleh kantong pasir,” ungkapnya.

Sebagai antisipasi banjir susulan, pemdes dibantu warga mengisi sak-sak pasir. Agar ketika air meluap kembali, sak-sak sudah terisi pasir bisa digunakan. “Hari ini (kemarin,Red) dua titik yang disumbat pakai sak pasir, sisi timur sungai wilayah Desa Waung, karena air sudah meluber dan beberapa rumah warga,” jelasnya.

Dia menabahkan, sekitar tahun 90-an di Desa Waung sempat mengalami hal serupa, yakni tanggul yang jebol menyebabkan bajir mencapai kedalaman satu meter. Diduga tanggul sering jebol lantaran hanya disumbat menggunakan sak pasir, namun belum dibuat plengsengan. “Mulai 1992 sampai 2019 sudah terjadi tanggul jebol sekitar 13 kali di Desa Waung. Sedangkan persoalannya pun sama, sistem tambal-tutup hanya sebatas dengan sak pasir,” ungkapnya.

(rt/pur/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia