Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Suplai Air Terbatas, Hanya untuk Masak

09 Maret 2019, 13: 35: 59 WIB | editor : Retta wulansari

SUDAH BERSIH: Disdikpora, satpol PP, dan berbagai pihak kerja bakti pembersihan material banjir di SDN 2 Ngadirenggo, kemarin (8/3).

SUDAH BERSIH: Disdikpora, satpol PP, dan berbagai pihak kerja bakti pembersihan material banjir di SDN 2 Ngadirenggo, kemarin (8/3). (ZAKI JAZAI/ RADAR TRENGGALEK)

Sementara itu, terkait dampak dari banjir yang melanda sejumlah wilayah di Trenggalek seperti yang telah diberitakan sebelumnya. Sedari pagi, kegiatan pembersihan dilakukan di sejumlah titik terdampak bencana Jumat (8/3). Mulai dari permukiman warga, fasilitas sekolah, hingga tempat ibadah. Di sisi lain, puluhan keluarga di Kelurahan Tamanan yang tidak bisa memanfaatkan sumur mereka. Sebagian sumber air baku terendam luapan sungai sehingga menjadi keruh. Tak layak konsumsi. “Selain membersihkan rumah, sumur-sumur juga harus dikuras,” kata Bejan, seorang pegawai kelurahan tamanan.

Dia mengaku telah menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan suplai air bersih dari pemerintah. Menginjak siang hari air bantuan tersebut datang. Satu truk tangki dikirimkan khusus untuk warga di area ini. Sayangnya, masyarakat tidak memiliki cukup wadah menampung air bersih tersebut. Mereka hanya menggunakan timba dan benda lain. Karena jumlah yang terbatas, air tersebut tidak mungkin dimanfaatkan bersih diri atau kepentingan di kamar kecil lain. “Khusus untuk memasak,” katanya.

Dia mengunkapkan, yang membutuhkan suplai air bersih ada di Dukuh Kranding bagian utara ini. Tercatat, ada sekitar 50 kepala keluarga yang tidak bisa memanfaatkan sumur mereka. Itu karena rerata bangunan sumur warga terlalu rendah sehingga saat terjadi luapan sungai, air luapan tersebut langsung masuk, dan mengotori sumur. “Mudah-mudahan saja setelah dikuras, sumur warga di sini sudah bersih seperti semula,” harapnya.

Sepengetahuannya, ada sekitar tiga truk tangki air yang dikirim bersamaan dengan distribusi air bersih ke Kelurahan Tamanan ini. Dia tidak mengetahui dengan jelas ke mana saja air bersih tersebut akan didistribusikan.

Sementara itu, Gigih, seorang personel BPBD membenarkan, ada beberapa tangki air bersih yang telah didistribusikan. Tidak hanya di Kelurahan Tamanan, sebagian ada yang dikirim ke Kelurahan Kelutan dan beberapa daerah lain yang sumber air bakunya rusak akibat banjir. “Di Desa Sumberingin dan Salamrejo, Kecamatan Karangan, juga telah dikirim air,” tuturnya. 

(rt/dre/muh/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia