Kamis, 18 Jul 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

600 Porsi untuk Jatah Makanan Pengungsi Akibat Terjangan Banjir

11 Maret 2019, 03: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

MUSIBAH : Pengungsi di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu.

MUSIBAH : Pengungsi di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RADAR TULUNGAGUNG)

 TULUNGGUNG- Nasib pengungsi akibat banjir yang menerjang Dusun Krajan, Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, masih berada di rumah warga tak terdampak banjir. Meski sudah tiga hari mengungsi, kondisi pengungsi sehat dan tercukupi kebutuhan makan.

Wakil Koordinator Tagana Tulungagung, Andika Hadi Prastyo mengungkapkan, selama dua hari di Desa Waung, kebutuhan makan pengungsi maupun warga sudah terkendali. Meski hari pertama sudah menyediakan 250 porsi, ternyata itu kurang. Di hari selanjutnya ditambah menjadi 600 porsi. “Ada perangkat desa yang bilang kalau kurang, jadi kami tambah,” tandasnya Sabtu  (9/3).

Menu yang disajikan selama dua hari berbeda. Hari pertama mie dan telor. Hari kedua nasi, telor, oseng sayur, dan tahu. Jadwal makan masih dua kali. “Hari pertama makan siang dan malam. Namun, hari kedua makan pagi dan siang. Sedangkan makan malam belum bisa ditentukan, menunggu koordinasi. Pasalnya, stok logistik tak cukup,” jelasnya.

Rubinah, pengungsi yang rumahnya masih terendam air mengaku sangat terbantu adanya DU dari dinsos. Sebab, dirinya tak punya uang untuk beli makan. “Saya terima kasih kepada semua yang membantu,” tandasnya.

(rt/pur/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia