Kamis, 12 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Pendidikan

Sistem Sempat Error, Soal Tak Terunduh

12 Maret 2019, 01: 00: 59 WIB | editor : Retta wulansari

TETAP TENANG: Terlihat beberapa siswa sedang fokus mengerjakan USBN melalui smartphone. Dalam pelaksanaannya, ada beberapa gangguan yang terjadi. Salah satunya koneksi internet yang lama karena smartphone menggunakan jaringan wifi yang mungkin kurang stab

TETAP TENANG: Terlihat beberapa siswa sedang fokus mengerjakan USBN melalui smartphone. Dalam pelaksanaannya, ada beberapa gangguan yang terjadi. Salah satunya koneksi internet yang lama karena smartphone menggunakan jaringan wifi yang mungkin kurang stab (SITI NURUL LAILIL MA’RIFAH/RATU)

Ujian sekolah berstandar nasional (USBN) tingkat SMA/SMK sudah dilaksanakan sejak Senin (4/3). Dan akan berakhir pada Jumat (15/3) mendatang untuk SMA. Sedangkan SMK berakhir pada Senin (18/3).

Nah, tahun ini ada perbedaan khusus untuk USBN tingkat SMA. Yakni diperbolehkannya menggunakan smartphone. Kendati demikian, lima hari pelaksanaan USBN kemarin, mendapati banyak catatan. Baik itu yang menggunakan smartphone maupun laptop atau komputer. Salah satunya, soal tidak berhasil diunduh. Hal itu disampaikan koordinator helpdesk USBN tingkat SMA, Yulius Satria.

Dia mengatakan, USBN tingkat SMA/SMK tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Yang mana, didapati banyak permasalahan. Salah satunya, Jumat (8/3) lalu dengan jadwal ujian mata pelajaran bahasa Inggris, soal tidak berhasil diunduh sehingga ketika ujian soal tidak ada. Tak ayal, helpdesk maupun progtor di sekolah diharuskan melakukan sinkronisasi ulang. Akibat permasalahan tersebut, pelaksanaan USBN mundur hingga sejam dari jadwal yang sudah ditentukan. “Ya harus sinkron ulang dan memakan waktu cukup lama. Akhirnya banyak yang mundur rata-rata 1 jam dari jadwal,” katanya

Pria berkacamata ini menduga, permasalahan tersebut berasal dari sistem. Bahkan, permasalahan itu sudah muncul dari awal persiapan. Mulai dari tryout se-Jatim, simulasi bahkan juga geladi bersih. Yulius menambahkan, permasalahan tersebut tidak hanya dialami Tulungagung saja, tapi juga kabupaten/kota lain di Jatim sehingga membuat helpdesk maupun progtor sekolah harus siaga. “Tahun ini melelahkan karena jadwal bersifat estafet dan bersamaan. Bahkan, besok (hari ini, Red) juga ada geladi UNBK,” katanya.

Sementara itu, untuk pelaksanaan USBN menggunakan smartphone juga ada beberapa yang mengalami kendala. Tidak seperti komputer maupun laptop, USBN menggunakan smartphone hanya menggunakan jaringan wifi. Kekurangan penggunaan wifi, jaringannya tak bisa stabil. Ada beberapa yang mengeluh lemot. Selain itu, pengguna iOS kesulitan untuk koneksi ke server lokal dan layar smartphone yang kecil membuat siswa kesulitan dalam membaca soal.

“Tidak ada batasan penggunaan akses point (wifi) jenis apa, merek apa gitu,” tambahnya

Di sisi lain, Kasi SMA,SMK dan Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Cabang Dinas Pendidikan Jatim wilayah Tulungagung-Trenggalek, Subagyo mengatakan, USBN tingkat SMA/SMK sudah dimulai sejak Senin (4/3). Dalam pelaksanaannya, untuk USBN SMA diperbolehkan untuk mengambil alternatif penggunaan smartphone untuk ujian. Dia mengatakan, penggunaan smartphone pada USBN merupakan program milik SMA. Sedangkan SMK masih menggunakan komputer dan laptop. Itu diduga karena banyaknya kejuruan sehingga tidak dimungkinkan menggunakan smartphone.

Apalagi, pelaksanaan ujian menggunakan smartphone mengalami kendala. Salah satunya koneksi yang lama atau lemot. Bahkan, beberapa sekolah yang awalnya menggunakan smartphone di hari pertama, langsung beralih menggunakan laptop di hari keduanya. “Contohnya hari pertama pakai smartphone, hari kedua dan seterusnya beralih pakai laptop. Intinya tetap nyaman pakai laptop atau komputer,” paparnya.

(rt/lai/rak/red/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia