Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Warga Beberkan Hasil Tangkapan Ikan di Fenomena Pladu

12 Maret 2019, 08: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

BERBURU : Ratusan warga berebut ikan di Sungai Brantas di Desa/Kecamatan Ngantru. Ikan tersebut mabuk karena air terlalu keruh.

BERBURU : Ratusan warga berebut ikan di Sungai Brantas di Desa/Kecamatan Ngantru. Ikan tersebut mabuk karena air terlalu keruh. (AGUS DWIYONO/RADAR TULUNGAGUNG)

  TULUNGAGUNG- Proses pembukaan pintu air bendungan di wilayah Blitar menjadi momen ditunggu-tunggu warga Kota Marmer. Terbukti ratusan warga memadati bibir Sungai Brantas untuk berebut ikan mabuk.

Misalkan di bantaran Sungai Brantas, yang melewati Desa/Kecamatan Ngatru, Senin (11/3).   

Miswanto, warga Desa/Kecamatan Kedungwaru mengaku, ikan sungai yang sering di dapatnya seperti wader, nila, jambal, knutuk, betik, akan mudah didapat saat pladu. "Saya baru datang, tapi dapat sekitar 15 ekor," ujarnya.

Dia menjelaskan, hasil yang didapatkan itu akan di konsumsi sendiri. Selain itu, menjualnya kepada orang yang butuh.

Untuk peralatan digunakan menangkap ikan sederhana. Termasuk jaring kecil yang sudah dimodifikasi menggunakan kayu, karung maupun cikrak. "Tergantung kreativitas orang yang berburu, tapi kalau saya nyaman pakai jaring yang dimodifikasi," ungkapnya.

(rt/iyo/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia