alexametrics
Jumat, 10 Apr 2020
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Berikut Langkah Basarnas Telusuri Bocah Tenggelam di Sungai Brantas

12 Maret 2019, 14: 30: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

BELUM KETEMU : Tampak perahu Basarnas menyusuri Sungai Brantas, di Dusun Mojo, Desa Plosoarang, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Selasa (12/2).

BELUM KETEMU : Tampak perahu Basarnas menyusuri Sungai Brantas, di Dusun Mojo, Desa Plosoarang, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Selasa (12/2). (M. SUBCHAN/ RADARTULUNGAGUNG.ID)

KABUPATEN BLITAR- Badan SAR Nasional (Basarnas) Trenggalek bersama petugas gabungan mulai melakukan pencarian terhadap bocah tenggelam, Selasa (12/2) pukul 13.00 WIB. Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet. 

Komandan tim (Dantim) II Pos SAR Trenggalek, Jawa Timur Yoni Fariza mengatakan, dalam proses pencarian itu basarnasbjuga telah melalukan sejumlah antisipasi guna meminimalisasi kendala di lapangan. Sebab, kondisi sungai Brantas saat ini sedang deras. "Apalagi, sungai baru saja di pladu. Banyak lumpur dan debit air sempat tinggi. Tetapi, ini (siang, Red) sudah mulai surut. Mudahan bisa surut lagi," ujar pria ramah ini. 

Dia mengatakan, pencarian dilakukan dengan cara menyisir mulai pinggir sungai sampai tengah sungai. Basarnas telah menyebar sejumlah petugas lain di sepanjang titik aliran sungai ke arah barat. "Ya, kami juga menyebar petugas sampai Jembatan Penma. Bahkan kami siagakan petugas sampai wilayah Tulungagung sampai Kediri," katanya. 

Jarak dari titik TKP hanyut sampai jembatan Penma, yakni sekitar 20 kilometer. Selain petugas Basarnas yang bersiaga, ada sejumlah petugas lainnya yang membantu. Di antaranya, kepolisian, TNI, petugas BPBD, petugas PMI, Petugas tagana dan warga setempat. 

Basarnas belum bisa memperkirakan sampai seberapa jauh jarak pencarian. Jarak bisa diketahui setelah proses pencarian selesai. "Untuk sementara kami hanya bisa batasi waktu sampai pukul 16.00 untuk proses pencariannya," tandasnya. 

Seperti diberitakan, Warga Dusun Mojo, Desa Plosoarang, Kecamatan Sanankulon geger. Suryadi, bocah delapan tahun warga setempat diduga hanyut tenggelam di Sungai Brantas, Selasa (12/3). Bocah nahas itu dikabarkan hanyut sejak tadi malam. 

Suryadi sebelumnya pamit main ke rumah temannya. Tetapi, hingga sore belum juga pulang. Keluarga menduga bocah tersebut main ke sungai Brantas yang tidak jauh dari rumahnya. 

(rt/abd/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia