Kamis, 18 Jul 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Hingga Kini Tak Jelas Bantuan Untuk Pembudi Daya Ikan Terdampak Banjir

14 Maret 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

MERUGI : Tampak kolam ikan di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, diterjang banjir pada Kamis (7/3) lalu.

MERUGI : Tampak kolam ikan di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, diterjang banjir pada Kamis (7/3) lalu. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RADAR TULUNGAGUNG.ID)

TULUNGAGUNG – Pembudi daya ikan di Kota Marmer yang terdampak terjangan banjir terancam merandang. Bantuan berupa benih maupun uang akibat ikan lepas dari kolam dari Dinas Perikanan (Diskan) Jawa Timur (Jatim) maupun Tulungagung, hingga kini  belum  ada titik terang.

Padahal kerugian pembudi daya mencapai miliaran rupiah, lantaran puluhan ribu ikan tidak bisa dipanen. “Belum ada informasi terbaru terkait pemberian bantuan kepada pembudi daya ikan yang terdampak banjir, masih menunggu kabar lebih lanjut dari dinas perikanan provinsi,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Kawasan dan Sarana Prasarana Budidaya Diskan Tulungagung Andra Rejekining Rahayu, Senin (12/3).  

Jika memang bantuan yang diberikan kepada pembudi daya ikan terdampak banjir bisa terwujud, berupa benih bukan uang.

Dia mengaku, wacana asuransi pembudi daya ikan sudah ada sejak dua tahun lalu. Namun peraturan pemerintah tersebut masih digodok di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sampai sekarang, jadi belum diterapkan di Indonesia. “Kendala selama ini membatasi yang mana klaim bencana dan human error. Pasalnya ada juga kasus kelalaian manusia lantaran tak mengganti air secara rutin, sehingga ikan menjadi mati. Itu yang memicu peraturan lama terealisasikan,” tuturnya.

(rt/pur/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia