Rabu, 17 Jul 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Pembudi Daya Ikan Bilang Begini Karena Sampai Kini Bantuan Tak Jelas

14 Maret 2019, 10: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

MERUGI : Tampak kolam ikan di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, diterjang banjir pada Kamis (7/3) lalu.

MERUGI : Tampak kolam ikan di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, diterjang banjir pada Kamis (7/3) lalu. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RADAR TULUNGAGUNG.ID)

 TULUNGAGUNG – Pembudi daya ikan di Kota Marmer yang terdampak terjangan banjir terancam merandang. Bantuan berupa benih maupun uang akibat ikan lepas dari kolam dari Dinas Perikanan (Diskan) Jawa Timur (Jatim) maupun Tulungagung, hingga kini  belum  ada titik terang.

Pembudi daya ikan gurami, Siswanto mengaku  kehilangan 80 ribu benih ikan di kolam, karena diterjang banjir, Kamis (7/3) lalu. Usaha menyelamatkan seluruh benih ikan setelah mendengar kabar tanggul di Desa Waung jebol tidak berhasil. Hanya sekitar 30 persen benih ikan bisa ditangkap. Benih-benih ikan itu lantas dipindahkan ke kolam milik saudaranya di Desa Bolo, Kecamatan Gondang. “Sekitar pukul 03.00 (Kamis, Red), air mulai menerjang kolam,” ungkap warga Dusun Kalituri, Desa Waung, Kecamatan Boyolangu ini.

Namun semua benih-benih ikan yang berhasil diselamatkan itu sudah mati dan harus dibuang. “Saya diberitahu saudara saya kalau ikan sudah mati, akhirnya dibuang melalui saluran air yang berada di kolam,” katanya.

“Kerugian sekitar Rp 140 juta. Nominal itu diukur dengan jumlah ikan yang ditebar di kolam,” imbuhnya.

Meski sempat putus asa dengan musibah yang menimpa, tetap tak terlalu berharap dengan bantuan pemerintah. Karena kalau mengharap bantuan, justru sulit bangkit dari keadaan keterpurukan. “Kalau pun ada bantuan, setidaknya bantuan benih. Karena benih diberikan tetap berguna sebagai modal,” ujarnya.

Dia menjadi pembudi daya ikan sejak 2014 lalu. Dari situ penghasilan utama didapat untuk kebutuhan keluarga. Namun dengan kondisi begini, cari modal memang harus melalui pinjaman ke bank.

(rt/pur/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia