Sabtu, 20 Jul 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Ada Ribuan Hektare Lahan Padi dan Buah Terendam Air Akan Terancam Puso

14 Maret 2019, 12: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

MERUGI : Tampak lahan sawah di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, diterjang banjir pada Kamis (7/3) lalu.

MERUGI : Tampak lahan sawah di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, diterjang banjir pada Kamis (7/3) lalu. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RADAR TULUNGAGUNG.ID)

TULUNGAGUNG- Petani di Kota Marmer yang terdampak terjangan banjir terancam merandang. Bantuan berupa benih maupun uang, hingga kini  belum  ada titik terang. persawahan terendam air dan tak sedikit yang mati.

Dinas Pertanian (Disperta) Tulungagung kini masih melakukan pendataan sampai Jumat (15/3) nanti. “Masih tetap memantau dan mendata area sawah  terdampak banjir,” terang Koordinator Penanggulangan Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Disperta Tulungagung Gatot Rahayu.

Sementara ini, lanjut dia, ada 12 kecamatan terdampak banjir. Yakni Boyolangu, Rejotangan, Karangrejo, Bandung, Besuki, Campurdarat, Pucanglaban, Kalidawir, Sumbergempol, Tulungagung, dan Pakel. “Banjir berdampak pada tanaman padi, melon, cabai, tomat, kacang panjang, dan bawang merah,”

Dia merinci banjir merendam sawah seluas 1146 hektare, yang puso atau gagal panen sekitar 159 hektare. Sedangkan untuk tanaman lain yang puso, melon sekitar 12 hektare, cabai 24 hektare, tomat 2 hektare, kacang panjang 5 hektare, dan bawang merah 9 hektare.

Dari jumlah lahan terancam puso, potensi kerugian petani sekitar Rp 8,1 miliar. “Padi masih ada harapan tak puso meski terendam air, tergantung sawah terendam air jernih atau keruh,” ujarnya.

Dia menyatakan, setelah pendataan selesai, realisasi pemberian bantuan ke petani terdampak banjir prosesnya cepat, karena dibantu penyuluh pertanian dan kelompok tani (poktan). “Kendala pendataan yakni verifikasi petani yang terkena banjir. Biasanya sistem sewa tanah itu terkadang membuat rancu,” tandasnya.

(rt/pur/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia