Selasa, 18 Jun 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Tahun Politik Tak Pengaruhi Omzet Pedagang di PDS

14 Maret 2019, 15: 00: 59 WIB | editor : Retta wulansari

SEPI: Beberapa dagangan milik pedagang di PDS yang terlihat masih banyak dan menunggu dibeli konsumen, Rabu (13/3).

SEPI: Beberapa dagangan milik pedagang di PDS yang terlihat masih banyak dan menunggu dibeli konsumen, Rabu (13/3). (DHARAKA R. PERDANA/RATU)

TULUNGAGUNG – Tiga bulan pertama di 2019 ini ternyata tak begitu bersahabat bagi para pedagang sepeda di pusat dagang sepeda (PDS) di Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tulungagung. Ingar bingar tahun perpolitikan bahkan tidak berpengaruh terhadap dagangan mereka.

“Setiap hari masih tidak menentu jika dilihat dari pendapatan yang kami peroleh,” kata Warin, salah satu pedagang sepeda, Rabu (13/3).

Menurut dia, kondisi serupa juga dialami pedagang lain. Alasannya, mereka hanya mengandalkan momen-momen tertentu yang biasanya cukup berimbas pada tingkat penjualan kepada calon konsumen. Seperti tahun ajaran baru dan lain sebagainya. “Kalau hari biasa, ya seperti ini. Pendapatan pun tidak pasti,” tambahnya.

Pria asal Desa/Kecamatan Ngunut ini melanjutkan, dia sebenarnya berharap, pada geliat tahun politik seperti ini bisa membawa keberkahan bagi para pedagang sepeda. Namun kenyataannya, itu hanya tinggal harapan belaka. Mengingat hampir tidak ada pesanan sepeda yang bakal digunakan para calon legislator untuk menarik calon pemilih dengan membuat sebuah acara. “Kalau dihitung, per bulan malah semakin tidak pasti. Terkadang banyak, tak jarang pula hasil jualan sedikit,” tuturnya.

Pria paro baya ini mengaku, dirinya harus mencari penghasilan lain dari sambilan. Paling tidak itu bisa membantu mencukupi keuangan keluarga. “Kalau hanya mengandalkan dari sini, tentu tidak mencukupi,” ujarnya.

Saat Koran ini yang kemarin berjalan ke lokasi yang berada di belakang Terminal Gayatri, cukup sering dicegat para pedagang yang menawarkan dagangannya. Kendati demikian, masih ada beberapa pembeli yang bergerombol di kios yang menjual pernik-pernik sepeda. “Beruntung Mas, saat musim penghujan seperti ini tidak ada kendala berarti pada bangunan PDS,” celetuk seorang bapak yang berjalan sambil bertelanjang dada.

(rt/rak/did/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia