Selasa, 12 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Mantan Anggota DPRD Trenggalek Akui Terima THR Bukan Uang Pelicin

15 Maret 2019, 07: 30: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

ILUSTRASI

ILUSTRASI

TRENGGALEK- Materi sidang dengan agenda pemeriksaan saksi saksi dan terdakwa mantan anggota DPRD Trenggalek, Sukaji, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya sudah selesai.

Kasipidsus Kejari Trenggalek Yusup Hadiyanto mengungkapkan, dalam sidang pemeriksaan terdakwa pada Selasa (12/3) , yang bersangkutan mengaku tidak meminta uang sebagai pemulus penambahan penyertaan modal PDAU 2007.

Meski begitu, sambung Yusup, terdakwa Sukaji tidak menampik telah menerima sejumlah uang dari salah seorang direktur perusahaan pelat merah tersebut. Uang itu dimaksudkan sebagai tunjangan hari raya (THR) untuk anggota dewan. Mengingat momen penyertaan modal kala itu berdekatan dengan momen hari raya keagamaan. “Meski menerima untuk THR, kan tetap salah juga,” tuturnya.

Perlu diketahui, jelang akhir 2018, Kejaksaan Negeri (Kejari) Trenggalek menetapkan seorang tersangka atas kasus dugaan korupsi di lingkungan PDAU. Itu terkait penyertaan modal pada tahun anggaran 2007 silam. Yang bersangkutan diduga menerima sejumlah uang dari seorang pimpinan perusahaan milik daerah tersebut. Tujuannya, untuk memperlancar penambahan penyertaan modal kepada PDAU. Yang sebelumnya direncanakan Rp 1 miliar, menjadi Rp 10 miliar. Itu karena yang bersangkutan sebagai ketua panitia khusus pembahasan raperda penyertaan modal terhadap PDAU. Uang itu diterima dengan alasan sebagai THR bagi dewan.

Tersangka Sukaji menerima sekitar Rp 200 juta. Uang tersebut diterima melalui rekening orang lain, yakni Fatkhurrohman yang kini juga ditetapkan sebagai terdakwa. Uang tersebut lantas dicairkan sekitar Rp 165 juta, sisanya sekitar Rp 35 juta lainnya masih ada dalam rekening yang kemudian dibawa oleh Sukaji. Atas tindakan tersebut, disangkakan kepada Sukaji pasal 5 dan 11 dan 12 a UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun pejara.

DUGAAN KASUS KORUPSI PDAU TRENGGALEK (RADARTULUNGAGUNG.ID)

 

 

(rt/muh/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia