Minggu, 21 Apr 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Simpang Empat TT, Landmark Kota Perkotaan yang Perlu Berbenah

16 Maret 2019, 21: 10: 59 WIB | editor : Retta wulansari

RAMAI: Jejak cahaya berbagai jenis kendaraan yang melintasi simpang empat TT, Kamis (14/3).

RAMAI: Jejak cahaya berbagai jenis kendaraan yang melintasi simpang empat TT, Kamis (14/3). (DHARAKA R. PERDANA/RATU)

TULUNGAGUNG – Keberadaan simpang empat TT ibarat kata seperti landmark (tanda) wilayah perkotaan. Karena jika menyebut area ini, setiap warga pasti sudah paham jika berada di dekat pusat pemerintahan Kota Marmer. Kendati demikian, warga tetap berharap ada perubahan berarti agar kawasan tersebut bisa semakin berbenah.

Farrel, warga Kelurahan Kepatihan mengatakan, area tersebut bisa dikatakan legendaris bagi warga Tulungagung. Letaknya memang berada di jantung kota dan berdekatan dengan kantor bupati, aloon-aloon, pendapa, dan kantor DPRD. “Jika orang sudah menyebut perempatan TT, artinya sudah berada di pusat kota,” katanya.

Menurut dia, secara garis besar memang tidak ada permasalahan berarti di kawasan itu. Hanya saja, perlu dipercantik lagi agar semakin elok dipandang mata. Tak terkecuali untuk taman yang berada di tengah jalan, bisa dibuat lebih hijau. “Perawatan pun harus terus dilakukan. Apalagi sebelumnya, tugu jam juga sempat tak berfungsi meskipun sekarang sudah menunjukkan waktu yang tepat,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan Yunitasari, warga Kelurahan Kutoanyar. Menurut dia, TT merupakan singkatan dari Tulungagung Theater, sebuah bioskop yang cukup kondang pada zamannya. Akhirnya nama tersebut juga menjadi julukan simpang empat yang berada tepat di selatan Aloon-aloon Tulungagung. “Cukup legendaris memang untuk nama lokasi ini. Tak mustahil, arus lalu lintas di situ pun cukup ramai setiap hari,” tuturnya. 

(rt/rak/did/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia