Senin, 16 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Simak Langkah KPU Trenggalek Pascaditemukannya Surat Suara Yang Rusak

16 Maret 2019, 23: 55: 59 WIB | editor : Retta wulansari

HARUS CERMAT: Sejumlah orang melakukan proses penyortiran dan pelipatan surat suara untuk pileg DPR-RI, Jumat (15/3).

HARUS CERMAT: Sejumlah orang melakukan proses penyortiran dan pelipatan surat suara untuk pileg DPR-RI, Jumat (15/3). (ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK - Jumlah surat suara (SS) untuk DPR-RI di wilayah kota Keripik Tempe ini ternyata kurang 1.268 lembar. Itu diketahui saat proses penyortiran dan pelipatan SS untuk pemilihan umum (pemilu) yang dimulai Jumat (15/3). Sementara itu, Sekretaris KPU Trenggalek Wiratno menambahkan, proses penyortiran dan pelipatan SS ini tercatat ada enam SS rusak. Kerusakan tersebut meliputi gradasi warna atau buram, noda hitam, dan robek. Untuk SS yang rusak, KPU Trenggalek akan membuat berita acara pelaporan penambahan jumlah SS sebagai pengganti SS yang rusak. “Jumlah itu belum pasti dan bisa terus bertambah. Nanti kami akan merekap setelah kegiatan ini selesai,” imbuhnya.

KBO Satbinmas Polres Trenggalek Iptu Mujiata yang memimpin pengamanan jalannya proses penyortiran dan pelipatan suara menjelaskan, untuk menghindari tindakan yang tidak diinginkan sebanyak 21 personel diterjunkan. Mereka disebar di beberapa titik tertentu untuk mengawasi jalannya penyortiran dan pelipatan. Ditambahkan, sebelum masuk dan keluar lokasi, petugas juga melakukan penggeledahan. Tujuannya, memeriksa barang bawaan tenaga sortir dan pelipat. Berbagai peralatan seperti handphone, gunting kuku, serta beberapa cairan lainnya dilarang untuk dibawa masuk. “Area harus steril. Termasuk kuku tenaga pelipat juga tidak boleh panjang sehingga kami akan mengantisipasi hal itu agar prosesnya berjalan lancar,” jelasnya.

(rt/zak/dre/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia