Senin, 09 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Terungkap, Mengapa Triwulan Pertama Belum Ada Proyek Besar Dimulai

17 Maret 2019, 19: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

KAPAN ? : Bekas kantor Kelurahan Bendo  yang bakal dibangun ruang terbuka hijau oleh DLH Kota Blitar.

KAPAN ? : Bekas kantor Kelurahan Bendo yang bakal dibangun ruang terbuka hijau oleh DLH Kota Blitar. (MUHAMMAD SUBCHAN/RADARTULUNGAGUNG.ID)

BLITAR KOTA - Beberapa proyek yang ditargetkan mulai dilaksanakan pada triwulan pertama 2019 tampaknya molor. Sebab, hingga pertengahan Maret belum ada satupun proyek pembangunan yang mulai dijalankan. 

Beberapa proyek yang seharusnya mulai dijalankan di antaranya yakni, proyek fiber optik (FO), pembangunan tiga taman di tiga eks kantor kelurahan dan pasar Legi. Hal itu disebabkan karena ada beberapa dokumen perencanaan yang masih belum lengkap. Sehingga juga berdampak pada tahapan lelang. 

Plt Wakil Wali Kota Blitar Santoso mengatakan, triwulan pertama pada 2019 belum ada satupun proyek yang dimulai. Misalnya untuk proyek FO dari Diskominfotik (Dinas Komunikasi, Informasi daj staistik) dan proyek pembangunan tiga taman dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). "Seperti DLH Ini misalnya, saat paparan di depan saya, ternyata ada dokumen yang belum dilengkapi," ungkapnya.

Sedangkan untuk proyek FO, lanjut dia juga molor. Akan tetapi, dari diskominfotik menargetkan proyek tersebut dimulai pada April. "Info dari diskominfotik dilakukan pada April rencananya. Saat ini sedang proses tender. Dan April langsung dikerjakan," ujar pria ramah ini. 

Dia menyatakan, proyek tersebut dipastikan molor pengerjaannya. Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar telah meminta kepada Organisasi Perangkat Darah (OPD) terkait untuk menyempurnakan dokumen administrasi maupun perencnaannya. "Dengan begitu, ketika pelaksanaan nanti tidak muncul masalah di belakangnya," tandas pria ramah ini.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar Agus Zunaidi mengatakan, belum adanya proyek yang mulai dikerjakan itu bisa mempengaruhi penyerapan anggaran di tiga bulan pertama ini. Penyerapan relatif nol alias kosong. "Karena belum ada kegiatan-kegiatan fisik," ujar politisi PPP ini kepada radartulungagung.id.

Dia mencontohkan beberapa proyek seharusnya bisa segera dilaksanakan pekerjaannya di tiga bulan pertama. Proyek itu di antaranya, proyek lanjutan pembangunan SMPN 3 Blitar, pembangunan Pasar Legi, dan proyek pembangunan fiber optik.

(rt/abd/kan/did/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia