Senin, 16 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Pendidikan

Perbaiki Nilai yang Dianggap Rendah Lewat Ujian Nasional Perbaikan

19 Maret 2019, 01: 00: 59 WIB | editor : Retta wulansari

SERIUS : Suasana siswa kelas XII yang mengikuti USBN. Para siswa rata-rata tak ingin memanfaatkan UNP karena optimistis akan mendapatkan nilai di atas standar kompetensi.

SERIUS : Suasana siswa kelas XII yang mengikuti USBN. Para siswa rata-rata tak ingin memanfaatkan UNP karena optimistis akan mendapatkan nilai di atas standar kompetensi. (SITI NURUL LAILIL M/RATU)

TULUNGAGUNG- Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) akan berlangsung dua Minggu lagi. Sudah banyak persiapan yang dilakukan sekolah maupun para siswa agar mendapatkan nilai yang memuaskan. Meski tak menjadi penentu kelulusan, namun UN bisa menjadi tolok ukur keberhasilan sekolah maupun siswa.

Nah, tahun ini nilai standar kompetensi yang ditentukan adalah 5,5. Jadi perlu kerja keras untuk mendapatkan nilai lebih dari tersebut. Tapi tidak perlu khawatir jika nantinya mendapatkan nilai di bawah standar kompetensi yang ditentukan. Sebab, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) masih memberlakukan ujian nasional perbaikan atau UNP untuk siswa siswi SMA/SMK/MA yang memiliki nilai di bawah minimum untuk berkesempatan perbaikan.

Kasi SMA,SMK dan Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Tulungagung-Trenggalek, Subagyo mengatakan UNP tiap tahun digelar untuk memfasilitasi siswa yang nilai mata pelajaran UN belum mencapai standar kompetensi yang ditetapkan, yakni 5,5 untuk memperbaiki nilainya. Mereka (peserta UNP) diperbolehkan mengikuti perbaikan mata pelajaran yang mendapati nilai rendah. “Ya ada. Tapi saya tidak hafal tanggal ujiannya. Kalau tujuannya kan untuk memperbaiki nilai mereka agar mendapatkan nilai yang bagus," katanya

(rt/rak/lai/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia