Kamis, 25 Apr 2019
radartulungagung
icon-featured
Pendidikan

Tak Banyak yang Manfaatkan Ujian Nasional Perbaikan, Begini Alasannya

19 Maret 2019, 02: 05: 59 WIB | editor : Retta wulansari

Tak Banyak yang Manfaatkan Ujian Nasional Perbaikan, Begini Alasannya

TULUNGAGUNG- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) masih memberlakukan ujian nasional perbaikan atau UNP untuk siswa siswi SMA/SMK/MA yang memiliki nilai di bawah minimum untuk berkesempatan perbaikan. Ketua MKKS SMA Negeri, Harim Soejatmiko. Dia mengatakan UNP masih diminati. Tapi tidak banyak yang memanfaatkan. Untuk tahun ajaran lalu (2017/2018), hanya sekitar 128 peserta dari SMA dan 27 peserta dari SMK. “Tahun lalu, palaksanaan UNP di SMKN 3 Boyolangu untuk SMK, dan di SMAN 1 Kedungwaru untuk SMA,” katanya

Minimnya peserta, itu karena hasil ujian nasional (UN) hanya berakhir di atas kertas dan hanya sebatas tolok ukur. Sebab, jika ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, saat ini untuk SBMPTN diseleksi melalui beberapa tes, bukan menggunakan NUN. Sedangkan melalui jalur SNMPTN diseleksi melalui nilai rapor dari semester 1 sampai 5.

Lanjut Harim, peserta yang mengikuti UNP itu karena ingin mendapatkan nilai di atas standar kompetensi agar bisa melanjutkan di sekolah kedinasan. “Selama ini kita pantau peserta yang ikut UNP untuk daftar kedinasan,” imbuhnya

Pria ramah ini menegaskan, meski UNBK bukan sebagai penentu kelulusan, namun pihaknya terus memaksimalkan semua persiapan agar sekolah maupun siswa mampu mendapatkan nilai yang memuaskan. Terlebih juga, UNBK ini menjadi tolok ukur kualitas pendidikan. “Jika nilai UNP ternyata lebih rendah dari UN, maka tetap yang akan digunakan adalah yang tertinggi,” tandasnya.

(rt/rak/lai/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia