Kamis, 25 Apr 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Tak Tanggung-tanggung, Rp 31,5 Miliar untuk Perbaikan Jalan

Jalur Kertosono-Trenggalek

20 Maret 2019, 18: 19: 59 WIB | editor : Retta wulansari

BERGILIRAN: Petugas dari BBPJN 8 sedang melakukan penambalan jalan di depan SMAN 1 Gondang, Selasa (19/3).

BERGILIRAN: Petugas dari BBPJN 8 sedang melakukan penambalan jalan di depan SMAN 1 Gondang, Selasa (19/3). (DHARAKA R. PERDANA/RATU)

TULUNGAGUNG – Para pengguna jalan yang melintasi jalur nasional di Kecamatan Gondang bisa tenang. Pasalnya, pengelola jalan nasional sudah mengalihkan perbaikan ke jalur yang menuju Trenggalek itu.

Berdasarkan pantauan radartulungagung.id, pada Senin (18/3) malam sudah terlihat ada tambalan. Pekerjaan tersebut kembali dilakukan Selasa (19/3) sore.

Proses perbaikan jalan nasional antarkabupaten itu pun disambut gembira pengguna jalan. Umumnya mereka memang merasakan pengalaman yang tak mengenakkan saat melintasi jalur tersebut. Di samping jalur sepanjang sekitar 3 kilometer itu ada yang bergelombang, juga ada yang berlubang. Alhasil, ini memberi tantangan tersendiri bagi mereka yang melintasi jalur itu pada malam hari. “Saya cukup senang jalur tersebut diperbaiki. Sebab, jalur ini merupakan salah satu jalur nasional yang paling parah kerusakannnya. Bisa dilihat sendiri, di sepanjang jalur itu nyaris tidak ada yang mulus,” tutur Andi, salah satu pengendara asal Trenggalek.

PPK Jalur Kertosono-Kediri-Tulungagung-Jarakan (Trenggalek) Dinhassam Ario Kusuma mengatakan, pihaknya memang harus meneruskan program yang sudah disusun sejak awal. Khususnya untuk melakukan perbaikan di ruas jalan nasional yang masuk wilayah pengelolaannya dan mengalami kerusakan. “Ini merupakan kelanjutan dari perbaikan jalur di wilayah perkotaan Tulungagung beberapa hari yang lalu,” katanya.

Menurut dia, jalur tersebut memang harus segera mendapat penanganan karena banyak lubang di situ. Jika tidak segera ditutup, tentu bisa membahayakan pengguna jalan yang melintas. Khususnya bagi sepeda motor yang rawan kehilangan keseimbangan. “Secara bertahap, tentu wilayah tersebut diperbaiki,” jelasnya.

Sekadar mengingatkan, di sepanjang jalur yang melintasi lima kabupaten/kota disediakan pagu anggaran Rp 31,5 miliar untuk perbaikan. Anggaran itu dipergunakan untuk perbaikan long segment hingga tutup buku anggaran 2019 pada Desember mendatang.

(rt/did/rak/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia