Kamis, 25 Apr 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Pembudi Daya Ikan Tak Dapat Bantuan Akibat Banjir Beberapa Waktu Lalu

20 Maret 2019, 23: 00: 59 WIB | editor : Retta wulansari

TAK MASUK BENCANA DARURAT: Kolam milik pembudi daya ikan tawar di Dusun Krajan, Desa Waung, Kecamatan Boyolangu.

TAK MASUK BENCANA DARURAT: Kolam milik pembudi daya ikan tawar di Dusun Krajan, Desa Waung, Kecamatan Boyolangu. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RATU)

TULUNGAGUNG – Keinginan pembudi daya atau peternak ikan tawar di Tulungagung yang terkena banjir pada Jumat (8/3) untuk mendapatkan bantuan tampaknya sulit terwujud. Pasalnya, usulan bantuan untuk mereka ke dinas perikanan tak masuk kategori bencana darurat. Hal itu diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Kawasan dan Sarana Prasarana Budi Daya Dinas Perikanan Tulungagung Andra Rejekining Rahayu.

Dia mengungkapkan, selama ini kriteria yang masuk kategori bencana darurat adalah berkaitan dengan nyawa seseorang. Misal, nelayan mencari ikan di laut terkena musibah. Itu bisa dimasukkan klaim bantuan bencana darurat. “Bencana darurat yang dialami pembudi daya ikan belum tentu mengancam nyawa, sebatas kerugian ekonomi,” ungkapnya saat ditemui di ruangannya Selasa (19/3).

Kendati demikian, usaha mencari bantuan bagi pembudi daya yang rugi akibat terdampak banjir tetap diusahakan. Yakni mengusulkan bantuan ke perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2019 pemkab dan pemprov. Hal itu tak bisa langsung, tapi butuh proses. Sebab, rancangan PAK sudah disusun dan disahkan 2018 lalu. “Jadi sistem antre. Biasanya realisasi PAK sekitar Oktober, November, atau Desember,” tandasnya.

Menyikapi PAK turun di akhir bulan, Juni dan Juli mendatang adalah momentum yang tepat untuk memasukkan bantuan pembudi daya ikan yang terdampak banjir. Jadi saat tiba di akhir bulan, bisa jadi dana bantuan terealisasi. “Ini wacana ketika usulan bantuan pembudi daya terdampak banjir tak diverifikasi dinas provinsi kelautan dan perikanan,” ungkapnya.

(rt/pur/dre/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia