Senin, 21 Oct 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Modin : Saya Hanya Terima Rp 500 Ribu Per Bulan Jauh Dari Harapan

21 Maret 2019, 07: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

ILUSTRASI

ILUSTRASI

 TULUNGAGUNG – Modin di wilayah Kecamatan Tulungagung tampaknya tidak puas dengan besaran dan pola pemberian honor selama ini. Pasalnya, honor mereka sebesar Rp 500 ribu per bulan justru baru diberikan maksimal tiga bulan sekali. Itu pun besarannya dianggap belum sesuai dengan harapan dan jauh di bawah upah minimum kabupaten (UMK) 2019 sebesar Rp 1.805.219,94.

Imam Solikin, salah satu modin mengatakan, apa yang mereka selama ini sebenarnya jauh dari harapan semua orang. Sebab, honor yang diterima sangat jauh di bawah UMK. Padahal, untuk pekerjaan yang mereka lakoni selama ini bersifat 24 jam. Karena mengurusi kematian hingga pernikahan. “Kami hanya menerima Rp 500 ribu per bulan dan diserahkan maksimal tiga bulan sekali,” katanya kepada beberapa awak media usai hearing dengan DPRD Tulungagung.

Menurut dia, apa yang dijalaninya bersama rekan-rekan yang lain sebenarnya sudah lillahi taala. Kendati demikian, dia tetap berharap pemerintah memberi perhatian kepada mereka dengan berkaca pengabdian yang sudah dilakukan seluruh modin selama ini. Apalagi mereka juga berstatus kepala keluarga dan sering ditanyai masalah gaji. “Kami membutuhkannya untuk membayar berbagai hal untuk kebutuhan rumah tangga,” tambahnya.

Imam, sapaan akrabnya melanjutkan, gaji yang mereka dapatkan selama ini dibayarkan langsung dari kecamatan. Artinya, itu berasal dari APBD Tulungagung dan terlepas dari Kementerian Agama (Kemenag). Kendati demikian, jumlahnya dianggap terlalu kecil. “Gaji yang kami dapat itu dari daerah bukan dari Kemenag,” ujarnya.

Dengan kondisi ini, mau tidak mau seluruh modin harus mencari kerja sambilan agar dapur tetap mengebul. Seperti menjadi penjahit dan lain sebagainya. “Beruntung pada hearing hari ini, aspirasi kami sudah ditampung dan bakal dipertimbangkan lagi,” tuturnya.

(rt/rak/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia