Kamis, 25 Apr 2019
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Terkait Pasar Pon, Plt Bupati Trenggalek Hadap Presiden Jokowi

21 Maret 2019, 09: 30: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

BERGELIAT: Seorang pedagang di Pasar Pon tengah melayani pembeli di tempat relokasi pedagang.

BERGELIAT: Seorang pedagang di Pasar Pon tengah melayani pembeli di tempat relokasi pedagang. (AGUS MUHAIMIN/RADAR TULUNGAGUNG.ID)

 TRENGGALEK-Pemerintah Kota Keripik Tempe kini sedang harap-harap cemas terkait kepastian besaran anggaran untuk rekonstruksi Pasar Pon dari pusat yang belum juga gamblang. Kendati sudah disediakan sejumlah alternatif dan dapat dipastikan dibangun tahun ini,

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkop UMP) Trenggalek  Mokhammad Siswanto, mengakui hingga kini memang belum ada kepastian angaran pasar. Namun, pihaknya optimistis pasar itu nanti akan dibangun dengan anggaran pemerintah pusat. “Ini teman-teman dari Solo, Ponorogo, dan NTB juga masih sabar,” katanya.

Menurut dia, pemerintah pusat memberikan perhatian penuh kepada pasar yang terbakar. Jadi nyaris dipastikan anggaran untuk pasar tersebut bisa turun. “Besok (hari ini, Red) Pak Bupati mau menghadap Presiden Jokowi soal ini,” tuturnya.

Disinggung mengenai alternatif jika pasar tidak dibangun oleh pusat, Siswanto membenarkan telah disediakan anggaran untuk itu di APBD 2019, sekitar Rp 35 miliar. Kini terdapat tiga perencanaan Pasar Pon dengan anggaran yang berbeda-beda. Yakni Rp 35 miliar, Rp 55 miliar, dan Rp 98 miliar. “Kalau pakai APBD nanti dua tahap. Kalau Rp 35 miliar kurang, nanti pakai APBD 2020,” katanya.  Hal ini juga berarti, tahun ini bangunan pasar yang baru belum bisa dimanfaatkan oleh pedagang. “Mugi-mugi April ini sudah keluar anggarannya pusat,” pungkasnya.

(rt/muh/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia