Selasa, 17 Sep 2019
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

DPRD Trenggalek Sesalkan Pengusiran Penyandang Disabilitas di RSUD

21 Maret 2019, 10: 30: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

MENUNGGU : Pasien saat mengantre di RSUD dr Soedomo.

MENUNGGU : Pasien saat mengantre di RSUD dr Soedomo. (ZAKI JAZAI/ RADARTULUNAGUNG.ID)

 TRENGGALEK – Kasus pengusiran seorang pendamping disabilitas oleh oknum dokter di RSUD dr Soedomo Trenggalek ketika mencari surat keterangan (suket) disabilitas sangat disesalkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Trenggalek. Pasalnya, tak semestinya pelayan publik apalagi seorang dokter melakukan hal tersebut.

Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek Sukarodin mengaku, ketika hearing nanti, wakil rakyat akan meminta klarifikasi dari pihak RSUD mengenai duduk permasalahan tersebut. “Memang kami belum tahu seperti apa kejadian tersebut hingga terjadi pengusiran. Namun yang pasti, apapun alasannya, pengusiran seperti itu tidak boleh,” katanya.

Seharusnya pelayan publik apalagi seorang dokter memberi pelayanan sebaik-baiknya jika ada orang yang membutuhkan. Hal itu dilakukan tanpa memandang bulu siapa pun. Baik itu masyarakat biasa, masyarakat kecil, pejabat, orang yang berkebutuhan fisik, dan sebagainya. “Makanya kami sangat menyesalkan mengapa hal itu bisa terjadi. Jika ada masyarakat yang datang ke RSUD, pastinya membutuhkan pelayanan,” tuturnya.

Untuk itu, dalam waktu dekat ini Komisi IV DPRD Trenggalek berencana akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di RSUD dr Soedomo Trenggalek. Hal itu untuk mengetahui seperti apa kondisi yang ada kini, khususnya terkait pelayanan. Sebab, bukan hanya kali ini saja pelayanan di rumah sakit pelat merah tersebut dikeluhkan oleh masyarakat umum. “Kami akan mencari waktu yang tepat untuk melakukan sidak sehingga dari situ akan diketahui hal apa yang sebenarnya terjadi,” jelasnya.

(rt/zak/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia