Selasa, 17 Sep 2019
radartulungagung
icon-featured
Hukum & Kriminal

Ngaku Bisa Gandakan Uang dan Diterima Kerja, Pasturi Dibekuk

21 Maret 2019, 19: 15: 59 WIB | editor : Retta wulansari

JANGAN MUDAH PERCAYA: Polisi menunjukkan pasutri yang diduga pelaku penipuan dengan modus rekrutmen pekerja dan penggandaan uang serta barang bukti di Mapolres Trenggalek Rabu (20/3).

JANGAN MUDAH PERCAYA: Polisi menunjukkan pasutri yang diduga pelaku penipuan dengan modus rekrutmen pekerja dan penggandaan uang serta barang bukti di Mapolres Trenggalek Rabu (20/3). (ZAKI JAZAI/ RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK - Masyarakat Kota Keripik Tempe dan sekitarnya harus lebih selektif atau jangan mudah mempercayai orang yang baru dikenal. Pasalnya, di wilayah Desa Margomulyo, Kecamatan Watulimo, ada dugaan tindak pidana penipuan dengan modus bisa menjadikan pegawai di salah satu perusahaan ternama. Selain itu, juga menggandakan uang.

Hal itu dilakukan pasangan suami istri (pasutri) Bayu Uun alias Habib Bayu Uun alias Alex, 50, warga Desa Sambong, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Febri Maya Ariani, 46, warga Kelurahan/Kecamatan Sooko, Kota Mojokerto. Akibatnya, korban, Johan Adi Pranata, mengalami kerugian sebesar Rp 15 juta. Tapi berkat kesigapan polisi, pasutri tersebut berhasil dibekuk.

Bersamaan itu, turut diamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 2,4 juta sisa hasil penipuan serta berbagai bukti berupa berkas lamaran korban dan peci hitam sebagai alat penipuan. Kini Kanit Unit Reskrim Polsek Watulimo terus mengembangkan penyelidikan terhadap pasutri tersebut terkait kemungkinan ada korban lainnya.

(rt/zak/dre/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia