Minggu, 25 Aug 2019
radartulungagung
icon-featured
Hukum & Kriminal

Langkah Polisi Terkait Belasan Mama Muda Korban Arisan Bodong

22 Maret 2019, 20: 30: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

MINTA KEJELASAN : Korban arisan dan investasi bodong saat berada di Polres Tulungagung, Jumat (22/3).

MINTA KEJELASAN : Korban arisan dan investasi bodong saat berada di Polres Tulungagung, Jumat (22/3). (ZAKI JAZAI/ RADAR TULUNGAGUNG.ID)

TRENGGALEK- Belasan mama muda mendatangi Mapolres Trenggalek, Jumat (22/3). Kedatangan mereka untuk menanyakan perkembangan aduan dugaan penipuan berkedok arisan dan investasi bodong dengan kerugian ditafsir mencapai miliaran rupiah.

Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Sumi Andana ketika dikonfirmasi kedatangan belasan ibu-ibu rumah tangga ini mengatakan, jika kedatangan mereka untuk menanyakan pengaduan yang sebelumnya telah mereka layangkan dua minggu lalu. “Untuk menanyakan pengaduan dua minggu lalu, dugaan investasi bodong seperti yang mereka sampaikan,” jelasnya.

Dia menyebut pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menguak kasus tersebut. Pasalnya, dugaan arisan dan investasi bodong ini membutuhkan serangkaian pemeriksaan yang panjang karena melibatkan banyak pihak. Termasuk nantinya juga bakal melibatkan pakar dari perbankan. “Kami terbitkan surat tugas dan membentuk tim dari Pidsus dan Pidum untuk melakukan penyelidikan,” kata dia.

Sementara ini, lanjut Kasat Reskrim Polres Trenggalek, setidaknya terdapat belasan orang yang sudah mengadu dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 700 hingga Rp 800 juta. Pihaknya juga sudah memanggil baik korban maupun terlapor. “Penyelidikan masih berjalan. Hari ini kami mintai keterangan terlapor, kemudian tadi ada 10 saksi yang kami mintai keterangan. Karena ini menyangkut dugaan investasi dan yang lain, kami bentuk tim gabungan,” pungkasnya

(rt/zak/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia