Minggu, 15 Sep 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Istri Kaget Melihat Langsung Suami Gantung Diri di Pohon Pepaya

23 Maret 2019, 04: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

ILUSTRASI

ILUSTRASI

 KABUPATEN BLITAR – Suwarno, warga Kelurahan/Kecamatan Srengat memilih mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Pria 59 tahun itu ditemukan meninggal dunia dengan posisi menggantung di pohon kates (pepaya).

Suwarno memilih gantung diri diduga karena depresi. Berdasarkan keterangan dari keluarga yang diterima kepolisian, dia sudah lama mengidap sakit yang belum sembuh. “Keterangan keluarga, dia (Suwarno, Red) itu sakit hernia,” terang Kasubbag Humas Polres Blitar Kota Ipda Dodit Prasetyo.

Dodit mengatakan, sebelum ditemukan meninggal gantung diri pada Rabu malam (20/3), Suwarno dan istrinya sempat pergi bersama sekitar pukul 17.00. Mereka pergi ke rumah saudaranya karena urusan kerja. Sekitar pukul 18.00, keduanya pulang. “Saat hendak makan malam, Suwarno tiba-tiba pergi tanpa pamit,” jelasnya.

Setelah ditunggu, Suwarno juga tidak kunjung pulang. Istrinya cemas. Dia mencari di sekitar rumah, tetapi tidak ketemu. Kemudian dia meminta bantuan saudaranya untuk mencari di persawahan.

Tak lama, istrinya kaget. Suwarno ditemukan dalam kondisi menggantung di pohon pepaya. Dengan posisi kaki menekuk menyetuh tanah, lubang hidung keluar darah, dan sudah tidak bernyawa. Panik, istrinya langsung memutus tali yang menjerat leher Suwarno.

Kemudian, dia meminta tolong warga sekitar. Warga langsung berhamburan keluar menolong Suwarno. Tubuhnya diangkat. Warga lalu melaporkan peristiwa itu ke polisi. Tidak lama, anggota polsek Srengat tiba di lokasi dengan tim identifikasi dari Polres Blitar Kota.

Dari hasil pemeriksaan tim kesehatan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan. Jenazah Suwarno lantas dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

(rt/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia