Senin, 21 Oct 2019
radartulungagung
icon-featured
Ekonomi

Usaha Paper Quilling, Handmade Unik yang Cukup Menggiurkan

24 Maret 2019, 09: 15: 59 WIB | editor : Retta wulansari

BERAGAM: Bentuk dan desain paper quiling buatan Windy yang  digunakan untuk kado ulang tahun, wisuda, dan lainnya.

BERAGAM: Bentuk dan desain paper quiling buatan Windy yang digunakan untuk kado ulang tahun, wisuda, dan lainnya. (SITI NURUL LAILIL M, WINDY FOR RATU)

TULUNGAGUNG - Kini bisnis crafting atau ketrampilan tangan semakin banyak dilirik anak muda. Hal itu karena bisnis crafting cukup menjanjikan. Apalagi barang handmade yang unik dan berkualitas, pasti mampu memberikan nilai jual tinggi.

Salah satu crafting yang bermodal murah yaitu paper quilling. Sebab, kerajinan tersebut hanya bermodal kertas dan kreativitas. Ya, paper quilling atau kerajinan melinting kertas memang tidak sepopuler scrapbook. Tapi siapa sangka, peminat paper quilling kini terlihat semakin meningkat dan menjadi peluang bisnis yang menarik. Itu dibuktikan dengan banyaknya pelaku usaha yang memanfaatkan kerajinan tersebut menjadi sebuah hadiah atau suvenir yang mampu menarik banyak pelanggan.

Seperti dilakoni Windy Hardiati. Dia merupakan salah satu yang menggeluti bisnis paper quilling. Windy mengatakan, peluang paper quilling di Tulungagung cukup besar. Lantaran tak banyak yang menggelutinya.

Tak ayal, 2018 lalu mencoba keberuntungan dengan membuka bisnis paper quilling untuk hadiah atau kado berbagai acara seperti ulang tahun, wisuda, anniversary, wedding, dan sebagainya. "Awalnya sih karena ingin kasih kado buat temen dan browsing gitu ketemu sama kerajinan ini. Karena di Tulungagung jarang ada, aku coba buka usaha ini," katanya

Sembari mengisi waktu luang di sela-sela skripsi, gadis beralamat di Jalan Ki Mangunsarkoro No 34, Beji, Kecamatan Boyolangu, ini mengaku mendapatkan banyak respons positif dari beberapa teman dekatnya terkait hasil kerajinan menggulung kertas tersebut.

Lantas, selain pemasaran melalui mulut ke mulut, dia juga mencoba percaya diri memasarkan dengan area yang lebih luas lagi melalui media sosial Instagram. Kini hasilnya, dia mendapatkan banyak pesanan dari beberapa kota besar. Seperti Jakarta, Tangerang, Bali, Jogja, bahkan Sulawesi Selatan. "Aku sendiri yang mengerjakan. Karena lebih puas aja, kualitasnya lebih terjamin," jelas gadis berusia 22 tahun ini.

(rt/lai/dre/red/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia